RADAR SIDOARJO - Warga Dusun Wonogiri, Desa Wonoplintahan, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas (Mr X).
Lokasinya di area persawahan, tepatnya di bawah pohon pisang, Minggu (3/5) siang.
Jasad yang diduga merupakan tunawisma atau orang terlantar tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 11.30 WIB saat perangkat desa dan warga tengah kerja bakti membersihkan makam dusun.
“Kami menerima laporan dari warga yang sedang menyabit rumput bahwa ada sesosok mayat di bawah pohon pisang di area sawah. Setelah kami cek bersama ketua RW dan kasun, ternyata benar, kondisinya sudah mengenaskan,” ujar Kasi Pelayanan Desa Wonoplintahan, Gunawan.
Baca Juga: Mayat Pria Muda Ditemukan Mengapung di Dam Prambon Sidoarjo
Menindaklanjuti laporan tersebut, pihak desa segera menghubungi Polsek Prambon. Tak lama kemudian, petugas kepolisian bersama Tim Inafis Polresta Sidoarjo tiba di lokasi dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolsek Prambon, AKP Sugiono, membenarkan penemuan jasad tersebut. Ia menyebut kondisi jenazah saat ditemukan sudah dalam keadaan membusuk dan diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari lima hari.
Baca Juga: Mayat Hanyut di Dam Rolak Songo Gegerkan Warga Tarik Sidoarjo, Ini Kronologinya
“Benar, ditemukan jasad laki-laki tanpa identitas yang diduga merupakan orang terlantar. Dari hasil pemeriksaan luar sementara di lokasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelasnya.
AKP Sugiono menambahkan, korban memiliki ciri-ciri tinggi badan sekitar 152 cm, rambut pendek beruban, serta terdapat luka borok pada kaki kanan yang terbungkus plastik.
Di sekitar lokasi, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa sarung kotak-kotak hijau, sandal jepit hijau, celana pendek hijau, kaos merah, serta sisa makanan yang sudah membusuk.
“Kondisi jenazah sudah dikerubuti belatung dan beberapa bagian tubuh mengalami kerusakan akibat proses pembusukan alami. Estimasi sementara, korban meninggal dunia sekitar lima hingga enam hari lalu,” imbuhnya.
Baca Juga: Penemuan Mayat di Bulusidokare Sidoarjo, Ini Penyebabnya
Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jenazah telah dievakuasi ke RS Pusdik Gasum Porong.
“Saat ini jenazah berada di ruang jenazah. Kami menunggu 2x24 jam untuk mengidentifikasi korban atau menunggu pihak keluarga. Jika tidak ada yang melapor, akan dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian,” tegasnya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera menghubungi Polsek Prambon atau pihak rumah sakit. (sur/vga)
Editor : Vega Dwi Arista