RADAR SIDOARJO - Gemerlap Antartika Fair 2026 di area parkir Suncity Mall Sidoarjo, Sabtu (23/5), bukan sekadar hiburan tahunan.
Kegiatan yang digelar Yayasan Wahyuhana Surabaya itu menjadi panggung besar untuk menunjukkan bahwa sekolah swasta di Sidoarjo mampu bersaing dan memiliki kualitas yang tak kalah dengan sekolah negeri.
Baca Juga: DPRD Sidoarjo Desak Pemkab Segera Putuskan Nasib Pasar Wadungasri yang Mangkrak
Tiga lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Wahyuhana Surabaya, yakni SMK Antartika 1 Sidoarjo, SMK Antartika 2 Sidoarjo dan SMA Antartika Sidoarjo, tampil memperkenalkan prestasi akademik maupun non akademik para siswanya kepada masyarakat luas.
Mewakili Bupati Sidoarjo Subandi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sidoarjo Dr Tirto Adi mengapresiasi inovasi yang dilakukan Yayasan Wahyuhana melalui kegiatan Antartika Fair tersebut.
Baca Juga: Flyover Gedangan Akan Digeser ke Sisi Timur, Ini Alasan Pemkab Sidoarjo
“Ini merupakan bentuk terobosan inovasi dari Yayasan Wahyuhana Surabaya yang membawa SMK Antartika 1 Sidoarjo, SMK Antartika 2 Sidoarjo dan SMA Antartika Sidoarjo untuk menunjukkan potensi sekolah, terutama kemampuan anak-anak SMK dan SMA,” katanya.
Menurut Tirto, kegiatan seperti ini penting agar masyarakat mengetahui kualitas sekolah swasta di Kabupaten Sidoarjo.
Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Targetkan Bedah 20 RTLH Tiap Bulan, Ini Sasarannya
“Tujuannya supaya masyarakat tahu bahwa SMK dan SMA swasta mutunya tidak kalah. Dan kami bangga, karena kalau swasta bermutu itu yang kita harapkan,” ujarnya.
Ia juga menyebut keberadaan sekolah swasta menjadi solusi alternatif pendidikan di tengah terbatasnya jumlah sekolah negeri di Kabupaten Sidoarjo.
Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Segera Umumkan 4 Ribu Penerima Beasiswa 2026, Begini Cara Ceknya
“Kita tahu SMA Negeri di Sidoarjo hanya sekitar 12 sampai 13 sekolah ditambah SMANOR Jawa Timur. Dengan adanya SMA dan SMK swasta ini paling tidak ada solusi alternatif bagi siswa yang tidak masuk negeri,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Tirto mengaku terkejut dengan jumlah siswa di tiga sekolah Antartika yang disebut mencapai ratusan ribu.
“Tadi saya dapat laporan dari Pak Ahmad Nasirudin ST selaku ketua panitia, jumlah murid tiga sekolah lebih dari 500 ribu. Sementara sekolah lain mencari 50 murid saja susah. Ini potensi yang luar biasa,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Wahyuhana Surabaya Rubiyanto mengatakan, prestasi siswa dari tiga sekolah Antartika terus berkembang setiap tahun, baik di bidang akademik maupun non akademik.
“Setiap tahun prestasi siswa kami selalu bervariasi dan terus berkembang. Kami selalu berusaha mengenalkan kepada masyarakat Sidoarjo bahwa sekolah Antartika selalu punya sesuatu yang baru dan membanggakan,” katanya.
Salah satu prestasi membanggakan tahun ini datang dari SMK Antartika 2 Sidoarjo yang meraih penghargaan “Jer Basuki Mawa Beya” dari Gubernur Jawa Timur pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.
“SMK Antartika 2 Sidoarjo mendapatkan penghargaan sebagai SMK terbanyak se-Sidoarjo yang meloloskan siswa di SNBP sekaligus peringkat ketiga di Jawa Timur. Ini prestasi yang sangat membanggakan,” jelas Rubiyanto.
Menurutnya, capaian tersebut lahir dari sinergi seluruh elemen sekolah.
“Prestasi ini terjadi karena kolaborasi antara anak didik kami, guru-guru yang luar biasa, serta dukungan orang tua yang hebat,” tuturnya.
Rubiyanto menambahkan, Antartika Fair sengaja digelar berpindah-pindah lokasi agar lebih dekat dengan masyarakat.
“Kalau tahun lalu di Alun-alun Sidoarjo dan Parkir Timur GOR Delta, sekarang di Suncity Mall. Kami ingin mendekatkan diri kepada masyarakat,” ujarnya.
Dalam Antartika Fair tahun ini, pihak yayasan juga memberikan promo potongan biaya masuk sebesar Rp 500 ribu bagi calon siswa baru.
“Ini promo terakhir sebelum kembali ke harga normal. Jadi bisa dimanfaatkan masyarakat Sidoarjo dan sekitarnya,” katanya.
Selain menghadirkan berbagai penampilan kreativitas siswa, acara tersebut juga dimeriahkan hiburan musik dari Simpatik Musik.
“Antartika ada karena masyarakat dan kepercayaan masyarakat,” tambah Rubiyanto.
Ketua Panitia Antartika Fair Ahmad Nasirudin ST menjelaskan, kegiatan tahunan itu menjadi media untuk mengenalkan eksistensi sekolah Antartika kepada masyarakat, khususnya siswa jenjang SMP yang akan melanjutkan pendidikan.
“Antartika Fair ini kami gunakan untuk mengenalkan lembaga kami kepada masyarakat bahwa kami eksis menyelenggarakan pendidikan lanjutan,” katanya.
Berbagai kegiatan seperti pramuka, olahraga hingga seni ditampilkan untuk mewadahi kreativitas para siswa.
“Kami kemas kegiatan ini untuk mewadahi kreativitas adik-adik. Tidak lain agar mereka mengenal kami dan nantinya bisa memilih sekolah lanjutan di tempat kami,” jelasnya.
Ia menegaskan, ketiga sekolah Antartika siap menerima dan memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi calon siswa.
“Kami siap menerima mereka dengan fasilitas dan layanan yang ada di SMK Antartika 1 Sidoarjo, SMK Antartika 2 Sidoarjo dan SMA Antartika Sidoarjo,” pungkasnya. (nas/dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista