RADAR SIDOARJO - Suara lantang, ekspresi memikat, dan improvisasi penuh percaya diri berhasil mengantarkan Desmilana Tenri Zhafeera, siswi kelas V Zaid MINU KH Mukmin Sidoarjo, meraih Juara 1. Yakni Lomba Mendongeng Tingkat Jawa Timur pada ajang Festival Sarimaja 2025 yang digelar Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur.
Meski hanya berlatih intensif selama dua hari, Desmilana mampu memukau dewan juri. Berkat kemampuannya, ia mampu meraih prestasi tersebut, tentunya dengan diiringi doa.
“Persiapannya latihan dua hari sudah cukup banget, tapi untuk cerita legenda itu lumayan susah. Saya improvisasi saat lomba dengan kemampuan sendiri dan selalu berdoa sebelum tampil,” ungkap Desmilana ke Radar Sidoarjo, Senin (11/8).
Desmilana mengaku memiliki motivasi besar dalam mengikuti lomba. Tujuannya ingin membanggakan sekolah, kabupaten, orang tua dan keluarga.
“Harapannya, dengan kemampuan ini bisa menjangkau tingkat internasional. Sekolah selalu mendukung, tapi jangan terlalu cepat puas dengan prestasi,” ujarnya.
Perjalanan Desmilana menuju kemenangan dimulai dari tahap seleksi video mendongeng yang dikirim dari rumah. Dari situ, ia terpilih sebagai satu dari sepuluh finalis yang kemudian berlaga di Balai Bahasa Jawa Timur, Surabaya.
Kepala MINU KH Mukmin Sidoarjo, Hj Anis Faridah mengungkapkan, Desmilana memang dikenal sebagai siswa berprestasi di bidang literasi.
“Lana ini sudah sering juara, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Selain mendongeng, dia juga pernah juara pidato Bahasa Inggris di ajang Porseni Jawa Timur,” jelasnya.
Menurut Hj Anis, pembiasaan literasi di MINU KH Mukmin Sidoarjo menjadi kunci keberhasilan siswanya.
“Di madrasah, anak-anak dibiasakan membaca sejak dini. Lana termasuk anak literasi yang luar biasa. Dengan bimbingan guru yang kompeten, bakatnya berkembang pesat,” tuturnya.
Ia menambahkan, keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi siswa lain. Menurutnya, literasi sangat dibutuhkan anak-anak agar pendidikan semakin maju.
“Harapan kami, prestasi ini bisa menembus tingkat internasional," tandasnya. (nas/dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista