Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

425 Siswa SMK YPM 8 Sidoarjo Ikuti Pelepasan, 186 Sudah Bekerja

M Saiful Rohman • Minggu, 25 Mei 2025 | 18:07 WIB
KOMPAK: Kepala SMK YPM 8 Sidoarjo, Kisyanto (tengah) didampingi siswa berprestasi bersama dewan guru dalam kegiatan pelepasan siswa -siswi. (ANAS/RADAR SIDOARJO)
KOMPAK: Kepala SMK YPM 8 Sidoarjo, Kisyanto (tengah) didampingi siswa berprestasi bersama dewan guru dalam kegiatan pelepasan siswa -siswi. (ANAS/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - SMK YPM 8 Sidoarjo menargetkan 83 persen siswa kelas XII tahun ajaran 2024/2025 bisa langsung bekerja setelah lulus. Target tersebut diharapkan tercapai paling lambat akhir Desember 2025.

Hal tersebut disampaikan saat prosesi pelepasan siswa kelas XII di Aula SMK YPM 8 Jalan Raya Sarirogo Sidoarjo, Sabtu, (24/5) kemarin.

Dari total 611 siswa kelas XII, sebanyak 425 siswa mengikuti prosesi purna siswa. Sementara 186 siswa lainnya tidak hadir karena sudah bekerja.

BANGGA: Kepala SMK YPM 8 Sidoarjo Kisyanto saat proses pelepasan siswa. (ANAS/RADAR SIDOARJO)
BANGGA: Kepala SMK YPM 8 Sidoarjo Kisyanto saat proses pelepasan siswa. (ANAS/RADAR SIDOARJO)

Kepala SMK YPM 8 Sidoarjo, Dr Kisyanto SM, SE, MM mengatakan, saat ini sudah ada sekitar 30 persen siswa yang diterima kerja. "Saya memang sudah menargetkan sebelum pengumuman kelulusan sudah ada 30 persen siswa diterima di dunia kerja," ucapnya kepada Radar Sidoarjo, Minggu, (25/5).

Menurutnya, setelah ijazah diterbitkan pada Agustus mendatang, siswanya yang bekerja akan bertambah lagi 30 persen. Karenanya, dalam hitung-hitungannya akhir Desember 2025, target total yanh kerja mencapai 83 persen.

“Yang memilih berwirausaha juga ada sekitar tujuh persen, tentunya mereka mendapat bekal dari praktik selama tiga tahun di sekolah melalui program Bisnis Center," ujarnya.

Dia menyebut, berbagai upaya terus dilakukan untuk menyiapkan lulusan. Mulai dari motivasi rutin hingga mendatangkan guru tamu dari kalangan industri.

Dalam prosesi pelepasan tersebut, Kisyanto menegaskan bahwa sekolah tidak pernah mengadakan wisuda. Yang rutin digelar setiap tahun adalah prosesi pelepasan siswa atau purna siswa.

“Dan kami juga tidak pernah menarik biaya apapun dari anak-anak, jika pemerintah saja tidak membebani siswa, maka sekolah harus lebih bijak," terangnya.

Pelepasan siswa menjadi momen sukacita setelah tiga tahun menempuh pendidikan di SMK YPM 8 Sidoarjo. Selain itu, penghargaan dan hadiah juga diberikan kepada siswa-siswi berprestasi sebagai bentuk apresiasi.

“Ini juga bentuk rasa memiliki agar ketika mereka sudah jadi alumni, tetap merasa bagian dari sekolah ini,” pungkasnya. (nas/sai/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#SMK #Kelulusan #Siswa #Lulus #YPM