Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

MPLS SDN Ketajen 2 Gedangan Sidoarjo Membentuk Generasi Berpondasi Kuat dan Berbudaya (Dikdaya)

Vega Dwi Arista • Sabtu, 27 Juli 2024 | 23:52 WIB
KOMPAK : Drama musikal, tari, dan nyanyian tentang “Tradisi Nyadran”  oleh siswa  SDN Ketajen 2.
KOMPAK : Drama musikal, tari, dan nyanyian tentang “Tradisi Nyadran” oleh siswa SDN Ketajen 2.

SIDOARJO - SDN Ketajen 2 Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo sukses menggelar kegiatan penutupan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah). Kegiatan ini merupakan bagian dari serangkaian upaya Gerakan Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan serta menyambut murid baru tahun ajaran 2024/ 2025.

Acara penutupan yang penuh semangat dan meriah ini dihadiri oleh peserta didik baru bersama dengan orang tua atau wali mereka, serta sejumlah pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan, dengan dipandu oleh 2 guru sebagai pembawa acara (Bu Mei dan Pak Fuad).

Dalam kesempatan tersebut, para peserta didik SDN Ketajen 2 unjuk keterampilan esktrakulikuler mulai dari banjari, paduan suara, Pramuka, menari, hingga bola voli.

Peserta didik SDN Ketajen 2 juga mempersembahkan Serenada Sidoarjo (drama musikal, tari, dan nyanyian menyatu dalam kearifan lokal) dengan mengangkat cerita ”Tradisi Nyadran” yang dipadukan dengan tari Bandeng Nener, Tari Kupang Ronjot dan lagu-lagu khas Sidoarjo.

Sesuai dengan tema MPLS di SDN Ketajen 2 tahun 2024, yaitu Membentuk Generasi Dikdaya (Berpondasi Kuat dan Berbudaya), diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap budaya di Indonesia khususnya budaya lokal Sidoarjo.

KREATIF : Deklarasi Anti Perundungan dan Kekerasan SDN Ketajen 2.
KREATIF : Deklarasi Anti Perundungan dan Kekerasan SDN Ketajen 2.

MPLS di SDN Ketajen 2 yang dilaksanakan mulai 15-27 Juli 2024 dikemas dalam berbagai kegiatan yang edukatif, kreatif, dan juga menyenangkan. Dengan menanamkan 6 kemampuan pondasi sebagai pijakan yang kuat untuk memperoleh pembelajaran selanjutnya.

Untuk mengenal nilai agama dan budi pekerti, SDN Ketajen 2 menggelar salat Duha dan istighotsah bersama di halaman sekolah yang dipandu Pak Al Hadad, dan Bu Asiyah membimbing cara berwudhu yang benar.

Untuk kematangan emosi, kognitif, serta keterampilan sosial dan bahasa, guru kelas 1 mengemasnya dalam berbagai kegiatan dan games edukatif yang menyenangkan.

Untuk gerakan sekolah sehat dipandu guru olahraga Pak Mustofa Yani dan Pak Bagus dengan menggelar kegiatan Gemasbusu (Gemar Makan Sayur Buah dan Susu), membimbing cara merawat diri dengan menggosok gigi yang benar, serta pengenalan berbagai permainan tradisional untuk pengembangan motorik siswa.

Pada penghujung kegiatan MPLS hari ke 11 pada Jum’at (26/7), SDN Ketajen 2 berkolaborasi dengan Babinsa untuk mensosialisasikan pencegahan bulliying dan kekerasan di lingkungan sekolah.
Dalam kegiatan ini peserta didik membuat poster tentang anti perundungan dan kekerasan serta ditutup dengan deklarasi yang menyatakan bahwa seluruh GTK dan peserta didik SDN Ketajen 2 berkomitmen untuk menolak dengan keras segala bentuk perundungan dan kekerasan.

Kepala SDN Ketajen 2, Mamik Arifah mengaku puas terhadap kesuksesan MPLS tahun ini, yang berjalan dengan baik dan lancar.

“Alhamdulillah MPLS telah berjalan dengan baik selama dua minggu berkat arahan dari Bapak Kepala Dinas Pendidkan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, juga pendampingan dari Pengawas Kecamatan Gedangan Bapak Drs. Sudarmaji, M.Si yang telah membarsamai kami dan memonitoring kegiatan MPLS di SDN Ketajen 2 pada hari ke-3,”. kata Mamik, Sabtu (27/7).

Ibu Mamik juga menggarisbawahi pentingnya kerja sama antara sekolah, orang tua, dan guru dalam mendukung perkembangan siswa.

“Tentunya semua ini juga berkat dukungan dari bapak, ibu dewan guru dan juga tentunya orang tua wali murid yang sangat berperan besar terhadap kegiatan ini, alhmdulillah semoga ke depan kita tetap bergandengan tangan dan berkolaborasi demi kemajuan pendidikan di SDN Ketajen 2 ini ,” tambahnya.

Sebagai perwakilan dari wali murid, Ibu Dewi menyampaikan apresiasi dan komitmen dari orang tua murid dalam mendukung kegiatan di sekolah.

“Semoga kami orang tua murid khususnya orang tua murid baru di SDN Ketajen 2, dapat memberikan kontribusi, dapat memberikan support luar biasa, bisa berkolaborasi dengan pihak sekolah untuk men-support segala bentuk kegiatan di sekolah ini,” ungkapnya.

Acara penutupan MPLS ini tidak hanya menjadi momen untuk merayakan pencapaian peserta didik baru dalam membentuk generasi Dikdaya (Berpondasi Kuat dan Berbudaya), tetapi juga sebagai titik awal dari perjalanan panjang menuju kesuksesan pendidikan. Dengan semangat dan dukungan yang terus mengalir dari semua pihak terkait, diharapkan bahwa SDN Ketajen 2 akan terus mencetak generasi penerus yang berintegritas dan siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi. (vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#SDN #MPLS #menyenangkan #berbudaya #Gedangan #generasi #Sekolah