Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

SmartGuard Helmet: Helm Pintar Berteknologi IoT-Sensor EEG-Arduino Uno-RTC untuk Keselamatan Berkendara dengan Fitur Pendeteksi Jarak Aman dan Kantuk

Vega Dwi Arista • Selasa, 19 Desember 2023 | 14:00 WIB
SmartGuard Helmet: Helm Pintar Berteknologi.
SmartGuard Helmet: Helm Pintar Berteknologi.

 

SmartGuard merupakan inovasi helm ciptaan baru dalam dunia teknologi yang dibuat dengan tujuan untuk meningkatkan keselamatan berkendara ketika sudah terlalu larut dan dalam keadaan mengantuk. Inovasi ini dirancang oleh mahasiswi Sistem Informasi UPN “Veteran” Jawa Timur 

Mahasiswi tersebut bernama Septia Dea Rosita (Instagram : @septiadea_) Lisa Dwi Anggraini (Instagram : @lisaadwi_06 ) serta Fiona Christina Subianto (Instagram : @fiionaac_)

Inspirasi cemerlang ini muncul selama mereka menempuh mata kuliah Pengetahuan Bisnis yang diampuh oleh Dosen Bu Seftin Fitri Ana Wati, S.Kom, M.Kom (https://scholar.google.com/citations?user=R5lrQnEAAAAJ&hl=en)

SIDOARJO - SmartGuard  adalah inovasi teknologi baru yang dirancang untuk meningkatkan keselamatan berkendara saat mengantuk.

Berkendara melibatkan banyak risiko, terutama ketika pengemudi lelah atau lelah. Helm pintar adalah solusi yang menarik untuk mengatasi masalah ini.

Sebagai contoh inovasi, SmartGuard Helmet menggabungkan teknologi Internet of Things (IoT), sensor Electroencephalograph (EEG), Arduino Uno, dan Real-Time Clock (RTC) untuk meningkatkan keselamatan berkendara.

Dalam menunjang penggunaan yang lebih efisien dan efektif, digunakan Telegram sebagai mitra dalam pengembangan helm pintar ini. Telegram memiliki beberapa kelebihan dalam membuat bot. Di antaranya adalah bot dapat melakukan tugas tertentu secara otomatis tanpa bantuan manusia, seperti memberikan informasi, menjawab pertanyaan umum, atau melakukan tugas rutin. Dengan bantuan dari Arduino Uno,bot telegram akan berjalan secara otomatis.

Inovasi helm pintar "SmartGuard" bertujuan meningkatkan keselamatan berkendara dengan mendeteksi tanda-tanda kelelahan atau kantuk pada pengemudi menggunakan teknologi Internet of Things (IoT), sensor Electroencephalograph (EEG), Arduino Uno, dan Real-Time Clock (RTC).

Bagaimana Smartguard Bekerja?

Sensor EEG untuk Mengidentifikasi Kantuk:

Sensor EEG yang tertanam di helm melacak aktivitas gelombang otak pengemudi. Algoritma cerdas menganalisis pola gelombang otak untuk mengidentifikasi tanda-tanda kelelahan atau kantuk.

Arduino Uno sebagai Sensor Otak:

Arduino Uno berfungsi sebagai otak sistem dan membaca dan menganalisis data dari sensor EEG. Ketika terdeteksi kelelahan, Arduino Uno mengambil tindakan pencegahan untuk meningkatkan keselamatan.

Pemantauan Waktu RTC:

RTC merekam ketika pengemudi kelelahan dan merasakan kantuk. Informasi tentang waktu sangat penting untuk memahami pola kelelahan pengemudi.

Internet of Things untuk berkomunikasi melalui Telegram:

SmartGuard berkolaborasi dengan aplikasi Telegram melalui konektivitas Internet of Things. Melalui Telegram, ia memberi tahu pengguna jika mereka mengalami kelelahan atau kelelahan.

Untuk membuat SmartGuard lebih mudah digunakan, antarmuka pengguna Telegram dirancang sedemikian rupa sehingga pengguna dapat menggunakan tombol khusus untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur helm pintar ini.

SmartGuard tidak hanya memberikan peringatan saat deteksi kelelahan, tetapi juga laporan dan analisis data. Ini memungkinkan pengguna melihat rekaman waktu deteksi kelelahan, yang membantu mereka memahami pola kelelahan mereka dan membuat tindakan pencegahan.

Produk SmartGuard mendorong perusahaan untuk berinovasi, meningkatkan reputasi merek, dan meningkatkan keselamatan di jalan raya, selain membantu pengguna.

SmartGuard Helmet adalah kemajuan baru dalam teknologi yang dimaksudkan untuk meningkatkan keamanan berkendara. Helm pintar ini dapat meningkatkan perlindungan pengendara dengan menggunakan sensor EEG, RTC, Arduino Uno, dan IoT. Dengan kemajuan teknologi, SmartGuard adalah contoh bagaimana kemajuan teknologi dapat meningkatkan keselamatan jalan raya. (*)

 

Editor : Vega Dwi Arista