oleh:
Chornia Putrantasa, M.Pd
Pengembang Teknologi Pembelajaran di Balai Besar Guru Penggerak Jawa Timur
Media pembelajaran merupakan alat atau materi yang bisa berwujud manusia atau objek mati dengan banyak manfaat sebagai alat bantu komunikasi antara peserta didik dan pendidik di kelas guna mempermudah pemahaman materi pelajaran. Pembelajaran tidak hanya berkaitan dengan benda atau alat saja, tetapi dapat melibatkan manusia atau pengalaman pribadi.
Melalui hal ini, siswa dapat belajar dari pengalaman mereka sendiri, yang dapat meningkatkan keterampilan dan memperbaiki perilaku mereka. Ketika memilih jenis media yang ingin digunakan, perlu mempertimbangkan materi pelajaran yang ada dalam kurikulum sekolah yang dapat didukung oleh media pembelajaran.
Selain itu, perlu dilakukan evaluasi terkait jenis media yang cocok untuk menyajikan materi pelajaran yang diinginkan. Salah satu prinsip umum dalam pemilihan media adalah tidak ada satu jenis media yang dapat secara universal cocok atau tepat untuk menyajikan semua materi pelajaran.
Memilih media pembelajaran yang sesuai memerlukan pemikiran dan evaluasi yang cermat, berikut langkah-langkahnya:
1) Pahami Tujuan Pembelajaran: Tentukan tujuan yang ingin dicapai dengan penggunaan media pembelajaran. Apakah untuk menjelaskan konsep, meningkatkan keterlibatan siswa, atau menguji pemahaman mereka?
2) Kenali Kebutuhan Siswa: Identifikasi kebutuhan siswa. Apakah mereka lebih responsif terhadap video, gambar, percakapan, atau pengalaman langsung? Memahami preferensi siswa membantu dalam memilih media yang paling efektif.
3) Evaluasi Materi Pelajaran: Tinjau materi pelajaran yang akan disajikan. Apakah itu lebih cocok disampaikan melalui visual, audio, atau interaktif? Pastikan media yang dipilih sesuai dengan konteks materi.
4) Perhatikan Ketersediaan Teknologi: Jika menggunakan media berbasis teknologi, perhatikan ketersediaan perangkat di lingkungan belajar. Pastikan media tersebut dapat diakses dan digunakan dengan mudah oleh semua siswa.
5) Variasi Media: Kombinasikan berbagai jenis media untuk memperkaya pengalaman belajar. Gabungkan video, gambar, presentasi, percakapan, atau sumber daya interaktif untuk menjangkau siswa dengan cara yang berbeda.
6) Uji Coba dan Evaluasi: Sebelum menerapkan secara luas, uji coba media pembelajaran yang dipilih. Lakukan evaluasi terhadap respons siswa, pemahaman mereka, dan efektivitas media dalam mencapai tujuan pembelajaran.
7 ) Fleksibilitas dan Adaptasi: Pilih media yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Kebutuhan pembelajaran bisa berubah, oleh karena itu, pilih media yang dapat diadaptasi dengan mudah.
8) Refleksi dan Perbaikan: Setelah penggunaan, refleksikan keefektifan media tersebut. Catat feedback dari siswa dan evaluasi diri sendiri untuk terus memperbaiki penggunaan media pembelajaran di masa depan.
Pemilihan media pembelajaran yang sesuai sangat bergantung pada konteks pembelajaran, kebutuhan siswa, serta fleksibilitas dan kemampuan media tersebut dalam mencapai tujuan pembelajaran.
Penggunaan media pembelajaran sangat penting dalam mendukung proses belajar-mengajar di bidang pendidikan. Tidak akan ada manfaatnya apabila media pembelajaran yang dikembangkan ternyata sulit dimanfaatkan, baik oleh pendidik maupun peserta didik. Memilih media pembelajaran yang sesuai perlu memperhatikan kebutuhan siswa.
Penggunaan media pembelajaran yang terstruktur dapat memperkuat peran pendidik dalam menjalankan tugasnya. Pentingnya interaktivitas, inspirasi, kesenangan, dan motivasi dalam proses pembelajaran juga harus diperhatikan, karena hal tersebut mendorong peserta didik untuk terlibat secara aktif sesuai dengan minat dan bakat mereka. Kualitas media pembelajaran yang dipilih akan mempengaruhi hasil belajar. Oleh karena itu, untuk memastikan kualitas yang baik, perlu pemilihan dan perencanaan yang cermat dalam penggunaan media tersebut. (*)
Editor : Vega Dwi Arista