Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Sebarkan Virus Literasi, Dorong Perpustakaan Ramah Anak

Vega Dwi Arista • Sabtu, 5 Agustus 2023 | 00:56 WIB

 

MINAT BACA: Kepala Dispendikbud Sidoarjo Tirto Adi (dua dari kiri) saat menghadiri peresmian perpustakaan ramah anak di SDN Tebel. (M SAIFUL ROHMAN/RADAR SIDOARJO)
MINAT BACA: Kepala Dispendikbud Sidoarjo Tirto Adi (dua dari kiri) saat menghadiri peresmian perpustakaan ramah anak di SDN Tebel. (M SAIFUL ROHMAN/RADAR SIDOARJO)

SIDOARJO - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Mutiara Rindang terus mendorong sekolah di Sidoarjo untuk melek dalam literasi. Kali ini giliran SDN Tebel di Kecamatan Gedangan yang resmi membuka perpustakaan ramah anak, Jumat (4/8). Hal tersebut mendapatkan apresiasi dari pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Sidoarjo.

Kepala Dispendikbud Sidoarjo Tirto Adi sangat mensupport akan pembukaan perpustakaan ramah anak. Sebab perpustakaan semacam itu sudah banyak menyasar sekolah tingkat dasar di Sidoarjo.

"Ini merupakan hasil kerja sama dengan LSM Mutiara Rindang. Karena itu, kerja sama ini harus bisa benar membawa manfaat. Kami serius membangun perpustakaan untuk anak-anak Sidoarjo," jelasnya.

Berdirinya perpustakaan membuatnya berharap literasi dan numerasi anak-anak Kota Delta meningkat. "Mudah-mudahan nanti pendidikan Sidoarjo juga meningkat dengan bagus," ucapnya.

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan penuh dari Kepala Balai Bahasa Jawa Timur Umi Kulsum. Menurut dia, kolaborasi antara pihak sekolah dengan Dispendikbud serta Mutiara Rindang sangat luar biasa.

"Kami dari balai bahasa, sangat mendukung kegiatan ini," ujarnya.

Umi mengimbau agar masyarakat, sekolah, lingkungan dan sebagainya untuk dapat bekerjasama dalam membuat kegiatan. Sebab, menurutnya perpustakaan merupakan wahana bagi anak-anak untuk semakin dekat dengan buku.

"Ini harus didukung oleh semuanya agar anak-anak tidak hanya bermain gadget, yang pada dasarnya tidak semua layak diakses," pesannya.

Begitu juga oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) Nilam Chayandari Listyowati. Baginya, perpustakaan adalah cikal bakal dari sahabat anak. Dimana sahabat tersebut yang nantinya akan memberikan informasi yang sangat luas kepada anak. Dan informasi itu juga sudah sesuai dengan usianya.

Hal tersebut juga adalah bagian dari upaya bagaimana agar anak tidak mudah menelan informasi dari luar yang tidak bertanggungjawab. Dengan pusat informasi itu mereka mempunyai informasi pengetahuan yang sangat luas.

"Saya berharap, ini nanti benar-benar banyak dikunjungi oleh para siswa," ujarnya.

Direktur LSM Mutiara Rindang Kuswanto sangat bersyukur jika Perpustakaan Brilliant SDN Tebel dibuka dengan konsep yang berbeda.

 

“Pembukaan bukanlah pintu terakhir. Akan tetapi pembukaan merupakan awal dari keberlanjutan,” ucapnya. (sai/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Dispendikbud #perpustakaan #Literasi