Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Siswa SMA Antartika Membuat Tempe dalam Workshop P5

Vega Dwi Arista • Senin, 20 Maret 2023 | 01:45 WIB
SUKSES: Siswa SMA Antartika Sidoarjo dalam Workshop P5 dengan tema membuat tempe.
SUKSES: Siswa SMA Antartika Sidoarjo dalam Workshop P5 dengan tema membuat tempe.
SIDOARJO - Pembentukan karakter siswa dikuatkan dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). SMA Antartika menggelar workshop dengan tema kewirausahaan, Jumat (17/3). Pada tema tersebut, kegiatan yang diangkat pada workshop adalah pembuatan tempe.

Kepala SMA Antartika Sidoarjo Mudjaini Achmad mengatakan, dalam workshop kali ini siswa kelas X yang menjadi sasaran. Ada enam siswa dari 14 kelas yang mengikuti workshop tersebut. Sehingga totalnya ada 84 siswa.

Dia menjelaskan, kegiatan membuat tempe dipilih bukan tanpa alasan. Tempe yang merupakan makanan khas Indonesia jangan sampai punah. Untuk itu, dalam upaya melestarikannya harus ditularkan dari generasi ke generasi. ''Jangan sampai generasi selanjutnya tidak tahu cara membuat tempe,'' katanya.

Mudjaini menyebutkan, dalam mendukung potensi kewirausahaan siswa, pihaknya tidak berhenti di situ. Sekolah membuat kedai untuk memasarkan produk siswa. Tidak hanya itu, siswa juga diberi modal serta didampingi dalam cara promosi, menghitung laba, dan lain sebagainya.

Dia berharap, dengan berbagai fasilitas dan dukungan dari sekolah, ketika lulus siswa memiliki bekal. ''Dan bisa melanjutkan sesuai dengan passion-nya,'' imbuhnnya.

Ketua P5 SMA Antartika Sidoarjo Djati Sutanto menyebutkan, pihaknya mengundang narasumber dari Desa Sepande yang merupakan seorang perajin tempe. Hal itu dilakukan agar siswa tidak hanya menerima teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman dalam praktik langsung dari ahlinya.

Menurut dia, dalam praktik tersebut siswa juga bisa memahami kerumitan dalam membuat tempe. Sebagai generasi yang terbiasa dimudahkan dengan teknologi, proses membuat tempe secara manual itu merupakan tantangan tersendiri. ''Dengan begitu mereka akan terbiasa menghadapi tantangan dan bisa menemukan solusinya,'' ujarnya.

Djati menjelaskan, hal tersebut juga untuk membentuk karakter mental wirausaha yang tangguh agar bisa bangkit untuk visi ke depan. Dengan begitu, akan terbangun karakter profil pelajar Pancasila kususnya  dimensi gotong royong, mandiri dan kreatif. Dia berharap pihak sekolah dan pemerintah bisa mendukung siswa agar terbina karakternya melalui kegiatan-kegiatan seperti ini. ''Dengan begitu bisa saling menghormati dan menghargai," pungkasnya. (nis/vga) Editor : Vega Dwi Arista
#Tempe #Kewirausahaan #SMA Antartika