Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Mahasantri UNUSIDA Harus Berpikir Global dan Bermanfaat Bagi Umat

Vega Dwi Arista • Senin, 24 Oktober 2022 | 02:48 WIB
TAMBAH ILMU: KH Zulfa Mustofa saat memberikan kuliah umum.
TAMBAH ILMU: KH Zulfa Mustofa saat memberikan kuliah umum.
SIDOARJO - Dalam memperingati Hari Santri Nasional 2022, Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA), kampus yang menjadi kebanggaan warga Nahdliyin Kota Delta  menggelar kuliah umum untuk mahasiswa semester ganjil. Hadir sebagai pembicara tunggal, Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Zulfa Mustofa, dengan tema Mahasantri UNUSIDA ‘Berfikir Global, Bermanfaat Bagi Umat’.

Di hadapan sekitar 800 mahasiswa yang hadir di Gedung Rahmatul Ummah, KH Zulfa Mustofa memberikan motivasi. Bahwa mahasantri UNUSIDA harus mampu berpikir global, sehingga dapat memenuhi apa yang dibutuhkan masyarakat, apapun bidang keilmuannya, tetapi tetap memiliki rasa taqwa kepada Allah.

“Belajarlah ke-NU-an, dan bersikaplah terbuka. Tunjukkan sebagai mahasiswa yang siap pakai di masyarakat,” katanya.

Motivasi lain yang diberikan KH Zulfa, berupa buku hasil karyanya mengenai Biografi Syeh Nawawi yang memiliki kontribusi terhadap bangsa Indonesia. Buku tersebut ditulis dalam Bahasa Arab. Meski buku tersebut dibuat dalam hitungan bulan, tetapi sudah melalui survei selama 10 tahun.

“Ciptakan sesuatu yang tidak diciptakan orang lain,” katanya.

Buku itu diberikan kepada Rektor UNUSIDA  Dr. Fatkhul Anam Msi, Ketua Badan Pelaksana Pendidikan (BPP) Unusida Arly Fauzi, dan Sekretaris PCNU Sidoarjo Agus Ubaidillah. Dan motivasi yang diberikan KH Zulfa Mustofa menarik perhatian mahasiswa dengan melontarkan banyak pertanyaan. Baik mengenai ke-NU-an, ahlussunah wal jamaah, maupun menyangkut penulisan buku.

KH Zulfa Mustofa secara terpisah mengaku bangga dengan perkembangan UNUSIDA karena menjadi kampus terbaik yang dimiliki NU. “Unusida ini mendapatkan rangking ke tiga terbaik. Memiliki mahasiswa yang banyak. Artinya kampus ini dipercaya oleh masyarakat. Karenanya saya berharap BPP, segenap rektor dan dosen dapat terus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap UNUSIDA,” katanya.

Masih kata KH Zulfan, saat ini NU sudah memiliki 280 kampus di seluruh Indonesia. “Kalau dari jumlah tersebut UNUSIDA menempati rangking ketiga, berarti ini luar biasa. Jadi semuanya harus ditingkatkan. Fasilitasnya, kualitas pendidikannya, kualitas mahasiswanya sehingga mahasiswa UNUSIDA siap pakai dan siap berguna di masyarakat,” ucapnya.

Masih kata KH Zulfa, jika saat ini mahasiswa baru UNUSIDA mencapai 800 orang, ke depan akan meningkat hingga ribuan.

Untuk mencapai harapan itu, semua sumber daya yang ada harus membangun banyak jaringan kepada para pihak. Baik pemerintah, swasta dari dalam maupun luar negeri. “Zaman sekarang ini, mau tidak mau memang harus membangun jaringan-jaringan. Mahasiswa juga harus membantu agar kampus ini bisa lebih dikenal masyarakat. Kuncinya di kepercayaan. Selama kepercayaan bisa dicapai, Insyaa Allah UNUSIDA akan maju,” katanya. (nug/vga) Editor : Vega Dwi Arista
#Mahasantri #Unusida #Kuliah Umum