SIDOARJO - Seorang peramal asal India bernama Kushal Kumar membuat geger dengan prediksinya bahwa kiamat akan terjadi pada 29 Juni 2024. Prediksi ini sontak viral di media sosial dan menuai berbagai reaksi dari masyarakat.
Kumar, yang dijuluki "Nostradamus Baru", mendasarkan prediksinya pada kombinasi sejumlah peristiwa astrologi. Termasuk konjungsi planet-planet dan gerhana matahari.
Dia mengklaim bahwa peristiwa-peristiwa ini akan memicu serangkaian bencana alam dahsyat yang akan menandai akhir dunia.
"SEKARANG, Selasa, 18 Juni 2024 mempunyai stimulus planet terkuat yang memicu WW3," kata Kushal Kumar kepada The Daily Star seperti dikutip radarsidoarjo.id.
Dia menambahkan bahwa 29 Juni 2024 kemungkinan adalah tanggal kiamat akan terjadi.
Ada beberapa pertanda yang diyakini Kumar memicu kedatangan kiamat dan Perang Dunia III. Contohnya soal tembakan dilepaskan ke Zona Demiliterisasi (DMZ) antara Korea Utara dan Selatan ketika pasukan dari utara menyeberang ke DMZ. Kumar juga menyebutkan soal konflik di Israel.
"Saksikan skenario perang yang berkembang di titik-titik panas di seluruh dunia seiring berjalannya waktu," tulis Kumar.
Prediksi Kumar telah dibantah oleh para ilmuwan dan ahli agama. Mereka menegaskan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang mendukung klaimnya, dan bahwa kiamat adalah peristiwa yang hanya diketahui oleh Tuhan.
Meskipun demikian, prediksi Kumar telah menimbulkan kekhawatiran di antara beberapa orang. Di Indonesia, banyak orang yang bertanya-tanya tentang kebenarannya di media sosial.
Prediksi kiamat yang digembar-gemborkan oleh peramal Kumar tentang tanggal 29 Juni 2024 membangkitkan kembali ingatan tentang ramalan serupa yang pernah menggemparkan dunia pada 2012.
Saat itu, ramalan kiamat 2012 didasarkan pada interpretasi kalender suku Maya, yang konon menandakan akhir siklus kosmik. Berbagai teori dan spekulasi pun bermunculan. Dipicu pula oleh film Hollywood berjudul "2012" yang menggambarkan skenario bencana alam dahsyat.
Namun, nyatanya, tanggal 21 Desember 2012 datang dan pergi tanpa kejadian kiamat yang diramalkan. Kejadian ini menjadi bukti bahwa prediksi kiamat tanpa dasar ilmiah patut diwaspadai dan tidak disebarkan secara luas.
Kemunculan prediksi kiamat 2024 oleh Kumar patut disikapi dengan rasional dan kritis. Penting untuk diingat bahwa tidak ada satupun prediksi kiamat di masa lampau yang terbukti benar. (nis)
Editor : Annisa Firdausi