Amira Adi El Zahra, Siswi SMPN 3 Sidoarjo Raih Runner Up Puteri Kebaya Jatim

Suryanto • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 16:33 WIB
Amira Adi El Zahra
Amira Adi El Zahra

RADAR SIDOARJO – Prestasi membanggakan ditorehkan Amira Adi El Zahra, siswi kelas 9D SMPN 3 Sidoarjo, dalam ajang Puteri Kebaya Jawa Timur 2026. Remaja yang akrab disapa Cinta itu berhasil meraih gelar Runner Up 1 Puteri Kebaya Jawa Timur 2026 kategori remaja sekaligus penghargaan Catwalk Terbaik.

Pencapaian tersebut diraih setelah Amira mengikuti serangkaian tahapan seleksi yang dimulai sejak pra-karantina pada 16 Agustus 2026. Dari proses tersebut, Amira berhasil menjadi salah satu dari 30 finalis yang melaju ke tahapan berikutnya hingga malam grand final.

Baca Juga: Bupati Sidoarjo Lepas 57 Pesilat Pagar Nusa, Bidik Juara Umum Kejurwil X

Amira kemudian mengikuti preliminary pada 30 Agustus sebelum menjalani karantina pada 18 September 2026. Puncak kompetisi digelar pada 19 September 2026 di Graha Sawunggaling, Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Bagi Amira, ajang tersebut menjadi pengalaman pertamanya mengikuti kompetisi Puteri Kebaya. Ketertarikannya terhadap dunia modeling sendiri telah tumbuh sejak berusia lima tahun. Sejak saat itu, dia mulai mempelajari catwalk, penampilan, hingga membangun kepercayaan diri di hadapan publik.

Baca Juga: Bupati Sidoarjo dan Ribuan Warga Pabean Ikuti Sedekah Bumi Bersama Gus Iqdam

“Saya senang dan bersyukur bisa mendapatkan Runner Up 1 sekaligus Catwalk Terbaik. Ini menjadi pengalaman pertama saya mengikuti ajang Puteri Kebaya dan tentu menjadi motivasi untuk terus belajar,” kata Amira.

Sebagai perwakilan Kabupaten Sidoarjo, Amira ingin prestasi tersebut tidak hanya menjadi pencapaian pribadi. Dia juga membawa misi memperkenalkan kebaya kepada generasi muda sebagai bagian dari identitas budaya yang tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Baca Juga: Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat

“Saya ingin generasi muda melihat kebaya sebagai simbol identitas yang tetap relevan, modern, dan penuh makna. Melalui advokasi saya, Kebaya Bercerita, saya ingin menunjukkan bahwa di balik setiap kebaya ada cerita tentang perempuan, budaya, dan jati diri Indonesia,” ujarnya.

Amira berharap pengalaman di ajang Puteri Kebaya Jawa Timur menjadi bekal untuk melangkah ke tingkat nasional. Dia berencana mengikuti seleksi Puteri Kebaya Nasional sekaligus terus mengembangkan kemampuan di bidang modeling dan memperluas wawasan tentang kebaya serta budaya Indonesia.

Baca Juga: Bupati Sidoarjo Sampaikan Tiga Raperda, Bahas APBD 2027 

Amira merupakan putri pasangan Dodi Suwardi dan Novi Santorini. Dukungan keluarga menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan Amira mengikuti kompetisi, terutama dalam membagi waktu antara kegiatan sekolah dan persiapan lomba.

Baca Juga: Biaya Bebani Wali Murid, Bupati Sidoarjo Minta Sekolah Evaluasi Pembelajaran Luar Sekolah

Dodi dan Novi mengaku bersyukur atas pencapaian putrinya. Menurut mereka, prestasi tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus buah dari keberanian Amira untuk mencoba dan menjalani setiap tahapan kompetisi dengan sungguh-sungguh.

Keluarga berharap pencapaian tersebut tidak membuat Amira berhenti belajar. Pendidikan tetap menjadi prioritas, sembari terus mengembangkan bakat yang dimilikinya.

Setelah meraih Runner Up 1 Puteri Kebaya Jawa Timur 2026 kategori remaja dan penghargaan Catwalk Terbaik, Amira kini bersiap melanjutkan langkah menuju seleksi Puteri Kebaya Nasional. (sur/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo
kebaya SMPN Juara Siswa Jatim