Namun terkadang wanita lebih merasakan kekurangan atau kelemahan yang ada pada dirinya dibandingkan dengan menonjolkan apa yang dimiliki dan dapat menjadi kelebihannya. Dalam hal tertentu, kaum wanita juga seringkali merasa dirinya tidak cantik. Hal ini yang menyebabkan mereka tidak dapat secara optimal mengekspresikan potensi terbaik yang ada pada dirinya.
Natur-E sebagai salah satu produk kecantikan luar dalam dan telah setia menemani wanita Indonesia dalam memelihara kesehatan kulit mereka selama lebih dari 40 tahun, ingin menggugah kembali semangat yang ada dalam jiwa RA Kartini dalam sebuah gerakan bertajuk Kelebihanmu, Kecantikanmu (KMKM). Gerakan ini ingin menyebarkan pesan bahwa kecantikan yang sesungguhnya dapat terpancar apabila wanita merasa nyaman dengan dirinya sendiri dan menyadari kelebihannya.
“Kami ingin membantu semua wanita Indonesia agar dapat menggali kelebihan dan potensinya, serta membuat mereka lebih percaya diri dari luar dan dalam. Rangkaian produk yang kami tawarkan telah diformulasikan secara husus untuk memelihara kesehatan berbagai jenis kulit, usia, dan jenis aktivitas,” ujar Widya Wulandari, Brand Manager Natur-E.
Dijelaskannya, setiap wanita memiliki definisi cantik yang berbeda. Salah satu hal yang menjadi perhatian banyak wanita adalah seseorang itu dikatakan cantik bila warna kulitnya putih.
Apakah hal ini benar? Padahal, seseorang dapat dikatakan cantik salah satunya ditentukan oleh kondisi kulitnya yang sehat, bukan kulit yang putih.
Lalu, bagaimana cara kita mengetahui kondisi kulit yang sehat? Dr. Michael Reo, Medical Manager PT Darya-Varia Laboratoria Tbk mengatakan, indikasi kulit yang sehat yaitu memiliki warna kulit yang cerah dan merata, lembap, halus, bebas noda, kencang dan kenyal. Kondisi kulit yang optimal dapat terwujud dengan perawatan yang menyeluruh dari luar dan dalam. Dari luar, kita harus senantiasa melindungi dan menjaga kulit dari paparan sinar UV, melakukan perawatan kulit yang rutin, serta menutrisi kulit.
“Perawatan kulit dari dalam antara lain dapat dilakukan dengan menjalankan pola hidup sehat serta mengkonsumsi suplemen bila diperlukan. Jadi, warna kulit bukan menjadi ukuran sehat atau tidaknya kulit seseorang atau cantik dan tidaknya,” urainya.
Memiliki kulit yang sehat merupakan bagian dari kecantikan wanita yang harus selalu dijaga kondisinya agar selalu terlihat segar berseri. Menurut Thomas B Fitzpatrick, seorang dermatolog yang menciptakan Fitzpatrick Skin Scale pada tahun 1975, ada 6 tipe warna kulit yang berbeda. Semakin tinggi angka yang tertera di skala ini, maka semakin gelap warna kulit.
Warna kulit sangat tergantung dari faktor genetis ataupun ras kita. Kebanyakan orang Indonesia termasuk ke dalam tipe 3 dan 4, yaitu warna kulit kuning langsat (light brown) atau sawo matang (medium brown). Warna kulit ini tergolong tidak mudah terbakar, namun mudah menjadi gelap akibat terpapar sinar matahari.
Setiap wanita memiliki kecantikan alami dan lebih abadi dari sekadar penampilan fisik. Itulah yang disebut inner beauty. Kecantikan fisik seseorang bisa memudar seiring berjalannya waktu, tetapi inner beauty alias kecantikan yang berasal dari dalam tidak akan pernah hilang.
Di masa pandemi seperti sekarang ini, wanita-wanita tangguh yang senantiasa memberikan inspirasi dalam aktivitas dan kesehariannya, merupakan pencerminan yang tepat bagi gerakan Kelebihanmu Kecantikanmu. Dedikasi atas profesi yang mereka jalani, walaupun harus menerjang risiko yang timbul, tentu saja dapat menjadi sumber inspirasi bagi kita semua. (awa/opi)
Editor : Nofilawati Anisa