RADAR SIDOARJO - Sebuah video yang diduga memperlihatkan RYS, aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bangkalan yang ditemukan meninggal dunia di dalam mobil kawasan Bandara Juanda, beredar di media sosial.
Video tersebut menampilkan korban bersama seorang pria yang diduga memiliki keterkaitan dengan sosok yang sebelumnya terekam kamera CCTV di Bandara Juanda.
Baca Juga: Kuasa Hukum: Korban Sudah Meninggal sebelum Masuk Bandara Juanda di Sidoarjo
Video yang berisi rangkaian sejumlah foto itu mencantumkan waktu pengambilan gambar pada 19 Juni 2026. Dalam foto tersebut, terlihat seorang pria yang mendampingi korban dengan ciri-ciri menggunakan kacamata, berambut pendek, serta mengenakan kaus gelap bermotif garis.
Ciri-ciri pria dalam video tersebut disebut memiliki kemiripan diduga dengan sosok pria yang terekam dalam kamera pengawas di Bandara Juanda. Rekaman CCTV tersebut kini menjadi salah satu bahan yang tengah dianalisis oleh penyidik untuk mengungkap kasus kematian ASN Bangkalan tersebut.
Kuasa hukum keluarga korban, Risang Bima Wijaya, membenarkan adanya video yang beredar tersebut. Ia menyebut pria dalam video itu diduga kuat merupakan sosok yang sedang dicari dalam proses penyelidikan. Namun, pihaknya masih belum membuka identitas lengkap pria tersebut kepada publik.
“Benar, itu terduga pelakunya. Identitasnya sudah saya kantongi, tetapi untuk motifnya masih belum diketahui. Kami harus berhati-hati dan menunggu proses penyelidikan dari kepolisian,” ujar Risang.
Baca Juga: ASN Pemkab Bangkalan Ditemukan Meninggal di Mobil Parkiran Bandara Juanda di Sidoarjo
Risang berharap kepolisian dapat segera menyampaikan perkembangan penyelidikan kepada masyarakat dalam waktu dekat. Menurutnya, keluarga korban juga telah memberikan dukungan penuh terhadap proses hukum agar kasus tersebut dapat segera terungkap.
Baca Juga: Perempuan Meninggal di Dalam Mobil Area Parkir Bandara Juanda Sidoarjo, Ini Identitasnya
Ia menambahkan, keluarga korban dijadwalkan menjalani pemeriksaan oleh penyidik untuk memberikan keterangan yang dibutuhkan dalam rangka melengkapi proses penyidikan.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Siko Sesario Putra Suma mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh terkait kasus tersebut. Polisi terus mengumpulkan berbagai bukti untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban serta mengungkap pihak-pihak yang terlibat.
“Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan terhadap para saksi, menganalisis rekaman CCTV, serta menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik Polda. Semua proses masih berjalan,” ujar AKP Siko.
Ia menegaskan, penyidik akan menyampaikan perkembangan kasus setelah seluruh rangkaian pemeriksaan dan analisis bukti mendapatkan hasil yang lebih lengkap.
Polresta Sidoarjo juga memastikan proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan hati-hati agar seluruh fakta dalam kasus tersebut dapat terungkap secara jelas.
Hingga kini, identitas pria yang muncul dalam video maupun rekaman CCTV tersebut masih menjadi bagian dari penyelidikan kepolisian. Masyarakat diminta menunggu informasi resmi dari pihak berwenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi. (sur/vga)
Editor : Vega Dwi Arista