
RADAR SIDOARJO - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) terus bergerak cepat. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mendorong masyarakat agar mampu memanfaatkan teknologi tersebut untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), produktivitas, hingga membuka peluang usaha di era digital.
Upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan bertajuk “Mastering AI: Jadi Content Creator, Marketer, dan Public Speaker Andal di Era Digital” yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sidoarjo di Youth Center Sidoarjo, Senin (29/6).
Mewakili Kepala Diskominfo Sidoarjo Eri Sudewo, Sekretaris Diskominfo Sidoarjo Choirul Anam mengatakan, perkembangan AI merupakan hal yang tidak dapat dihindari. Karena itu, masyarakat perlu memiliki kemampuan beradaptasi agar dapat memanfaatkan teknologi tersebut secara optimal.
“Pertanyaannya bukan lagi apakah AI akan mengubah cara kita bekerja, tetapi apakah kita siap beradaptasi dan memanfaatkannya untuk menjadi lebih produktif. Pada akhirnya, yang akan unggul adalah mereka yang paling cepat belajar dan mampu beradaptasi dengan perubahan,” ujar Choirul saat membuka pelatihan.
Menurutnya, Pemkab Sidoarjo terus berkomitmen memperkuat literasi digital masyarakat melalui berbagai program yang sesuai dengan perkembangan teknologi.
AI, kata dia, harus dimanfaatkan sebagai alat untuk mendukung kreativitas, meningkatkan produktivitas, mempercepat inovasi, serta menciptakan solusi bagi masyarakat.
“Jadikan AI sebagai alat untuk memperkuat kreativitas, meningkatkan produktivitas, mempercepat inovasi, serta menghadirkan solusi bagi masyarakat. Jangan sampai teknologi ini digunakan untuk menyebarkan hoaks, disinformasi, maupun konten yang merugikan orang lain,” tegasnya.
Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Kucurkan Rp 18,14 M untuk Penguatan TPS 3R, Perkuat Pengelolaan Sampah Berbasis Desa
Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Sidoarjo Anita Inggit Zaenuris Shofa menjelaskan, pelatihan tersebut digelar sebagai respons atas tingginya minat masyarakat untuk memahami pemanfaatan AI secara praktis.
Menurutnya, dalam beberapa waktu terakhir banyak aspirasi dari berbagai kalangan, mulai pelaku UMKM, generasi muda, mahasiswa, komunitas kreatif, hingga pegiat media sosial yang ingin memanfaatkan AI untuk mendukung aktivitas belajar, pekerjaan, maupun pengembangan usaha.
“Masyarakat Sidoarjo tidak ingin hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi memiliki semangat untuk belajar, beradaptasi, dan mampu memanfaatkan Artificial Intelligence sebagai instrumen peningkatan produktivitas, kreativitas, serta daya saing di era digital,” ujarnya.



