SIDOARJO - Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam terjadi di wilayah Magersari, Kecamatan Sidoarjo Kota, Kamis (2/4) lalu. Seorang pria berinisial SH, 55, diamankan polisi setelah diduga menyerang warga menggunakan celurit.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.15 WIB di Gang 1 RT 02/01, Kelurahan Magersari, Kabupaten Sidoarjo. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius pada tangan dan kepala.
Baca Juga: Satlantas Amankan Pelaku Pembacokan Dua Warga Usai Pesta Miras di Sidoarjo
Kapolsek Sidoarjo Kota, Kompol Hery Setyo Susanto, menjelaskan bahwa insiden bermula dari cekcok saat pelaku bersama sejumlah orang mengonsumsi minuman keras di sekitar lokasi.
“Awalnya pelaku terlibat perselisihan dengan korban di dekat area rumah sakit. Pelaku sempat dipukul, lalu pulang mengambil celurit dan kembali mencari korban,” ujar Kompol Hery, Senin (13/4).
Baca Juga: Sukses Maling Motor di Pabean Sedati Sidoarjo, Pelaku Kabur Zig-Zag
Pelaku kemudian mendatangi rumah korban dan langsung melakukan penyerangan. Korban berusaha menangkis, namun serangan tersebut menyebabkan jari tengah dan jari manis tangan kirinya putus.
“Selain itu, saat ada warga yang mencoba menolong korban, pelaku juga menyerang hingga menyebabkan luka di bagian kepala,” tambahnya.
Baca Juga: Mahasiswa Jadi Korban Curas di Flyover Trosobo Sidoarjo, Motor Dibawa Kabur Enam Pelaku
Aksi pelaku akhirnya berhasil dihentikan warga sekitar. Pelaku diamankan sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian. Petugas yang tiba di lokasi langsung membawa pelaku beserta barang bukti ke Polsek Sidoarjo Kota.
Barang bukti yang diamankan berupa satu celurit dan satu batang pipa besi sepanjang satu meter. Saat ini, pelaku telah ditahan dan menjalani proses hukum lebih lanjut. Ia dijerat pasal penganiayaan berat sebagaimana diatur dalam KUHP.
Baca Juga: Pelaku Pencurian Brankas di Taman Pinang Indah Sidoarjo Dibekuk, Bawa Senpi Rakitan saat Beraksi
“Kasus ini masih kami dalami dengan memeriksa saksi-saksi serta melengkapi berkas perkara,” pungkas Kompol Hery. (sur/vga)
Editor : Vega Dwi Arista