SIDOARJO - Ratusan warga Desa Kedungpeluk, Kecamatan Candi geregetan. Mereka menunggu dua terduga pelaku begal yang berhasil tertangkap basah oleh warga keluar dari Balai Desa Kedungpeluk, Jumat (9/9) malam.
Muhammad David, 35, dan Agus Prianto, 29, berhasil tertangkap basah oleh warga. Pasalnya, dua pria tersebut diduga akan membegal korbannya di Desa Klurak, Candi. Diduga kedua pelaku dalam keadaan mabuk berat.
Kapolsek Candi Kompol Eka Anggriana mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari warga bahwa dua orang yang diduga pelaku perampasan telah diamankan di Balai Desa Kedungpeluk.
"Saya bersama dengan anggota langsung menuju ke TKP. Warga yang berkumpul sudah banyak," ujarnya.
Proses evakuasi sedikit terhambat, karena warga yang berkumpul semakin membeludak. Setelah dilakukan koordinasi, Anggota Raimas dan Anggota Dalmas SatSamapta Polresta Sidoarjo turut membantu proses evakuasi dua terduga pelaku.
Baca Juga: Begal Payudara Mahasiswi di Taman Sidoarjo Babak Belur Dihajar Warga, Begini Kondisinya
Berdasarkan pantauan Radar Sidoarjo, proses evakuasi sempat memanas, ratusan warga yang mengetahui pelaku keluar dari balai desa mencoba mendekat ke arah pelaku. Insiden saling dorong tak terhindarkan antara aparat dan warga.
Hingga akhirnya, pelaku berhasil dimasukkan ke dalam mobil patroli Polsek Candi dan diamankan di Polresta Sidoarjo untuk penyelidikan lebih lanjut.
Informasi yang berhasi dihimpun menyebut, awalnya korban bersama dengan anak dan istrinya berboncengan motor dari Jalan Lingkar Timur, Desa Klurak, Candi hendak menuju ke Desa Candi.
Sesampainya di depan Perum Heavenlend, dua terduga pelaku yang mengendarai Honda Vario warna hitam tiba-tiba langsung memotong sepeda motor korban dari depan.
Karena melihat gelagat dua terduga pelaku yang mencurigakan, korban mencoba menghindar dan belok kiri menuju ke arah Greensmart. Akhirnya, korban masuk ke dalam Greensmart sembari menunggu pelaku pergi.
Saat akan masuk, korban sempat dilempar batu bata. Beruntungnya, korban berhasil menghindar. Diduga, kedua pelaku dalam kondisi mabuk berat.
Karena ketakutan, korban mencoba menelpon kakaknya untuk meminta bantuan dan kakaknya datang. Ternyata, kedua pelaku masih menunggu korban di depan Greensmart.
Masih belum puas, kedua pelaku akhirnya mengejar korban yang berusaha menghindar ke arah Desa Kedungpeluk. Lalu korban berteriak dan meminta tolong kepada warga. Alhasil, pelaku dapat diamankan oleh warga.
Warga yang geregetan sempat memberikan bogem mentah kepada pelaku. Selanjutnya, kedua pelaku diamankan di Balai Desa Kedungpeluk untuk menghindari amukan massa yang semakin tidak terbendung. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista