SIDOARJO - Pelaku begal yang menimpa Dava Wahyu Adiniaga di Jalan Siwalanpanji II, Buduran, hingga saat ini belum terungkap.
Kedua pelaku yang membawa pedang berukuran satu meter dan mengancam akan membacok korban itu masih berkeliaran.
Korban saat itu usai mengikuti ngaji bersama Gus Iqdam di Mal Pelayanan Publik di Jalan Lingkar Timur Sidoarjo pada, Kamis (8/2).
Kapolsek Buduran Kompol Heri Setyo Susanto mengatakan, kasus pelaku begal tersebut masih dalam lidik.
"Masih dalam proses penyelidikan, sudah kami periksa warga sekitar lokasi," ujarnya.
Menurut Heri, kedua pelaku begal masih dalam pengejaran.
Sementara itu, Dava berharap, polisi dapat segera menangkap pelaku begal motor miliknya tersebut. Harapannya tidak banyak korban berjatuhan.
Selain itu, agar dapat memberikan efek jera untuk pelaku lainnya yang akan melakukan tindakan kriminal yang sama.
Seperti diketahui, aksi begal terjadi di Jalan Siwalanpanji II, Buduran. Tepatnya di depan SMP Sepuluh Nopember.
Pelaku begal berhasil menggondol Honda Vario 2014 nopol W 3980 NDK dan HP milik korban.
Nekatnya lagi, pelaku sempat mengancam korban menggunakan pedang sepanjang satu meter. Kedua pelaku berpawakan kurus, namun tinggi.
Diperkirakan berusia 25 tahun. Keduanya berboncengan mengendarai Honda CRF berwarna merah hitam. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista