Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Sok Jagoan dan Ngamuk di Warkop Gedangan, Dua Pesilat Dibekuk Polisi

Vega Dwi Arista • Selasa, 29 November 2022 | 00:09 WIB
DIKEJAR: Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menunjukkan barang bukti kasus pengeroyokan. (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SIDOARJO)
DIKEJAR: Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menunjukkan barang bukti kasus pengeroyokan. (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SIDOARJO)
SIDOARJO - Polresta Sidoarjo meringkus dua pelaku penyerangan warga di Jalan Ahmad Yani Kecamatan Gedangan, Minggu (13/11) lalu. Yaitu PS, 22, warga Desa Nongkodono, Kauman, Ponorogo, dan ADB, 19, warga Kelurahan Gayungan, Gayungan Kota Surabaya.

Keduanya merupakan anggota perguruan silat. Mereka diringkus Unit Pidum Satreskrim Polresta Sidoarjo karena nekat menyerang sebuah warung kopi milik SA, hingga sejumlah gelas pecah dan pintu rusak.

Tak hanya itu, keduanya juga mengeroyok YBY, hingga mengalami luka di bibir bawah kiri. Para pelaku juga mengambil satu unit HP milik korban. Selain itu, keduanya juga menganiaya MDVA hingga terluka di bagian punggung dan kepala bagian belakang.

Modusnya, tersangka PS secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap korban dengan cara melempar batu.

"Juga mengambil Hp dan menyerahkannya kepada tersangka ADB untuk kepentingan pribadinya," ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, Senin (28/11).

Kejadian bermula saat kedua korban berada di warkop milik korban SA. Saat itu, kedua korban mengenakan kaos salah satu perguruan silat. Mereka kemudian didatangi sekelompok orang yang mengenakan kaos perguruan silat lainnya.

Kedua korban kemudian diminta untuk melepas kaos yang dikenakannya. Namun lantaran menolak, seorang teman pelaku langsung melempar batu ke arah para korban. Tak hanya itu, keduanya juga dikeroyok.

PS juga merusak barang yang ada di warung. Mulai dari gelas, pintu kamar mandi hingga membalikkan kursi dan merusak motor. "Saya lalu ambil Hp yang ada di meja warkop," aku PS.

Kedua pelaku ditangkap pada Kamis (23/11) sekitar pukul 22.00 di Surabaya. Hasil penyelidikan diketahui, kejadian itu bermula saat kedua pelaku tergabung dalam pasukan darat. Dimana di dalamnya berisi anggota perguruan silat di wilayah Surabaya Selatan.

Mereka kemudian mendapatkan informasi jika ada perkelahian di kawasan Taman Pelangi Surabaya yang melibatkan perguruan silat lainnya. Nah, sekitar pukul 23.00, kedua pelaku berkonvoi bersama menuju ke arah bawah Tol Korem.

"Kami hanya ikut konvoi sekitar 20 orang ke arah Gedangan. Tapi saya tidak ikut masuk ke warkop saat keributan itu. Kalau soal HP memang saya dapat dari PS," ujar pelaku lainnya, ADB. (far/vga)

  Editor : Vega Dwi Arista
#Pesilat #Warkop Gedangan #Ngamuk