Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa bermula saat lima kendaraan melaju dari arah Sidoarjo menuju Porong. Di antaranya Mitsubishi Xpander nopol L 1262 USK, Daihatsu Xenia nopol L 1736 IR kemudian Suzuki Ertiga nopol N 1379 HR.
"Selain itu ada pula kendaran Kijang Innova nopol L 1048 HL serta Honda Brio nopol AE 1636 GD," kata Kanit PJR Ditlantas Polda Jatim II AKP Ega Prayudi.
Mobil Xpander dikemudikan Darwandi. Sementara mobil Xenia dikemudikan Mochamad Sarbini. Sedangkan mobil Ertiga dikemudikan Siswanto. Mobil Innova dikemudikan Raly eko Kurniawan dan Brio dikemudikan Cellin Nasya Ochadani.
Nah, saat tiba di KM 768/A kelima mobil itu melakukan pengereman mendadak. Penyebabnya, di depan kendaraan Xpander, ada sebuah kendaraan yang juga sedang melakukan pengereman secara mendadak.
"Kelima kendaraan yang melaju beriringan tersebut melakukan pengereman mendadak dengan tepat sehingga tak terjadi tabrakan," imbuhnya.
Sayangnya, kendaraan yang berada di belakang Honda Brio, Bus nopol AG 7154 UB yang dikemudikan Suryanto tak mampu mengantisipasi pengereman. Akibatnya kendaraan tersebut menabrak kendaraan di depannya dan beruntun.
Sementara dari hasil olah TKP dan analisa petugas di lokasi, kecelakaan tersebut terjadi karena kendaraan paling belakang tak mampu mengantisipasi jarak aman berkendara. Khususnya saat sedang melakukan pengereman mendadak.
"Tapi untuk kecelakaan di KM 758A tersebut akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan. Seluruh kendaraan yang terlibat juga sudah dievakuasi," jelasnya.
Sehari sebelumnya, sebuah microbus terguling di Jalan Tol Waru arah Sidoarjo, Selasa (16/8) siang. Microbus nopol N 7261 T tersebut terguling usai terlibat kecelakaan tepat di KM 753/200 A sekitar pukul 13.30. (far/vga)
Editor : Vega Dwi Arista