Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Enam Gudang di Safe N Lock Terbakar, Dua Orang Alami Luka Serius

Vega Dwi Arista • Senin, 4 Juli 2022 | 22:07 WIB
SULIT DIJINAKKAN: Petugas PMK lakukan pembasahan di lokasi gudang yang terbakar.
SULIT DIJINAKKAN: Petugas PMK lakukan pembasahan di lokasi gudang yang terbakar.
SIDOARJO - Sejumlah bangunan di kompleks pergudangan Safe N Lock blok V2 Kelurahan Rangkah Kidul Kecamatan Sidoarjo, terbakar, Minggu (3/7) petang. Akibat peristiwa tersebut, dua orang mengalami luka bakar.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, kebakaran terjadi sekitar pukul 17.58. Kebakaran menimpa bangunan milik PT Multi Colour Indonesia (MCI). Kebakaran tersebut diketahui pertama kali oleh Satpam pergudangan Safe N Lock Pradigta, 29.

Saat itu, dia menyalakan lampu jalan di depan lokasi kejadian. Tiba-tiba mendengar suara ledakan yang berada dari gudang produksi tiner tersebut.

"Saksi kemudian mendengar ada pegawai yang berteriak meminta tolong," ujar Bowo, salah satu warga di lokasi.

Tak lama, datang satpam lainnya, Ahmad Purwanto, 55. Ia kemudian berusaha menolong korban dengan memanggil ambulans. Korban yang mengalami luka bakar kemudian dibawa ke RS Jasem Sidoarjo sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Sidoarjo.

"Selanjutnya kami menghubungi PMK Sidoarjo," imbuhnya.

Sementara itu, dua korban yang mengalami luka bakar adalah Mohamad Indra, 28, warga Jalan Sono Indah RT 02/RW 03 Desa Sidokerto Kecamatan Buduran. Dia merupakan pegawai PT MCI bagian loading.

Korban kedua adalah Robi Kurniadi, 22, warga Desa Kemantren RT 03/RW 02, Kecamatan Tulangan. Dia menderita luka bakar serius sekitar 90 persen. "Alhamdulillah sudah tertangani," ujar Kapolsek Sidoarjo I Komang Yuwandi Sastra.

Kabid Pemadam dan Penyelamatan BPBD Sidoarjo Nawari mengatakan, ada sekitar sembilan unit mobil PMK yang diterjunkan ke lokasi kejadian. Yaitu dua unit masing-masing dari Pos Porong, Pos Candi dan Pos Induk Buduran.

Selain itu, satu unit masing-masing dari pos Kota, Krian dan Waru. "Karena ada enam gudang atau bangunan yang terbakar semalam," bebernya, Senin (4/7).

Enam gudang yang ikut terbakar tersebut di antaranya gudang pengemasan ikan, tiner, penimbangan, administrasi, ammonia, dan gudang penyimpanan tangki. Nawari memperkirakan, jika api muncul dari gudang tangki.

Saat proses pemadaman, petugas berusaha memulai dari gudang ammonia. Sebab saat itu, gudang ammonia yang terbakar merembet ke gudang tiner. Nahasnya, terdengar juga ledakan keras dari gudang tiner.

"Meledak keras. Bahkan atapnya sampai lepas dengan membawa kobaran api yang membumbung ke langit," katanya.

Sejak saat itu, api langsung menjalar ke gudang lainnya. Posisi tiga gudang tersebut menghadap ke selatan dan tiga gudang sisanya menghadap ke utara. Beruntung tangki yang berada di gudang tak sampai meledak.

Mantan Kabid Pasar Disperindag Sidoarjo itu menambahkan, pihaknya mengalami sejumlah kendala saat pemadaman. Di antaranya bahan yang mudah dilahap si jago merah karena itu sulit untuk dijinakkan.

"Tiner jadi sulit sekali. Selain itu ada tabung gas. Walau sudah dibasahi dan kobaran api tak ada, dalam waktu sekejap itu muncul panasnya lagi," paparnya.

Panas tersebut kemudian bertemu dengan udara gas yang keluar sehingga memicu kobaran api. Hal tersebut terjadi berulang hingga menyulitkan petugas di lapangan. Tak hanya itu, tabung gas tersebut juga cukup besar.

Sehingga kobaran api juga kembali tersulut dan membesar. Sementara di gudang tiner, petugas tak dapat masuk ke bagian belakang. Sebab terhalang dengan drum yang berisi tiner. Sehingga petugas terpaksa membobol tembok gudang timbangan.

Api mulai berhasil dijinakkan sekitar pukul 22.00. Namun upaya pembasahan masih terus dilakukan. Hingga saat ini, penyebab kebakaran belum diketahui pasti dan kerugian masih belum bisa ditaksir. "Sekitar 23.30 baru selesai," jelasnya. (far/vga)

  Editor : Vega Dwi Arista
#Gudang #Safe N Lock #Kebakaran #Luka Bakar'