Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Kelas IIA Sidoarjo, Prayogo Mubarak mengatakan, sebelum sidak digelar, sejumlah personel yang terlibat diberi arahan saat apel. Mereka diminta agar sidak sesuai dengan ketentuan yang ada.
"Kami beri arahan agar sidak digelar dengan penuh tanggung jawab serta sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) serta tetap mematuhi protokol kesehatan," kata Mubarak.
Petugas kemudian mulai menyisir sejumlah blok hunian WBP. Seluruh barang yang ada di dalam kamar diperiksa. Mulai baju, lemari hingga alas tidur. Hasilnya petugas kembali menemukan barang terlarang yang berhasil masuk ke dalam lapas.
Mulai alat komunikasi seperti HP lengkap dengan chargernya hingga senjata tajam. Barang-barang itu kemudian disita petugas untuk nantinya dimusnahkan. Tujuannya untuk mengantisipasi gangguan ketertiban dan keamanan di dalam Lapas Sidoarjo.
"Kegiatan ini akan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen dan keseriusan Lapas Sidoarjo dalam mewujudkan Zero Halinar," ujar Kasi Adm Kamtib Tri Wibawa Kristiyana.
Hal tersebut sesuai dengan arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Yaitu sebagai langkah deteksi dini dalam upaya mencegah gangguan keamanan dan ketertiban. Sehingga Lapas Sidoarjo dapat selalu aman dan kondusif.
Beberapa pekan lalu, petugas juga telah melakukan sidak. Sejumlah barang terlarang juga kembali ditemukan. (far/vga) Editor : Vega Dwi Arista