Kanit Reskrim Polsek Krian Iptu Isbahar Boamona mengatakan, korban meninggal dunia sekitar pukul 23.00. Korban selama ini dikenal sebagai pengamen di simpang empat Bypass Krian. Sekitar satu bulan sebelumnya, korban diketahui sakit.
"Karena saat itu korban diketahui sedang mengalami sakit liver, sehingga ditampung oleh dua teman korban di kosnya," katanya kepada Radar Sidoarjo.
Tak hanya itu, korban yang mengalami sakit liver itu sempat dirawat di RS Yapalis. Lalu Sabtu malam kemarin, korban tidur di kamar kos bersama temannya. Korban mengalami kejang-kejang lalu muntah. Sontak kejadian itu membuat temannya terkejut.
Kemudian temannya memberitahukan hal itu kepada warga. Namun tak lama, korban pun diketahui sudah meninggal dunia. Kejadian itu lalu dilaporkan ke Polsek Krian. Tak lama anggota Unit Reskrim Polsek Krian datang ke lokasi dan memeriksa korban.
"Dalam hal ini tidak diketemukan adanya indikasi kekerasan pada tubuh korban," ujar mantan Kanit Reskrim Polsek Candi itu.
Polisi kemudian memeriksa saksi di lokasi. Petugas juga menemukan obat-obatan milik korban. Selanjutnya barang bukti tersebut disita petugas. Diduga korban meninggal dunia lantaran sakit. "Korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Porong, untuk divisum," jelasnya. (far/opi)
Editor : Nofilawati Anisa