RADAR SIDOARJO - Sebuah video yang memperlihatkan rumah berdiri di tengah proyek Jalan Frontage Road Buduran, Sidoarjo viral di media sosial. Video yang diunggah salah satu akun instagram itu telah ditonton lebih dari 122 ribu kali dan mendapat ratusan komentar.
Dalam video tersebut, terlihat bangunan rumah menghalangi akses Jalan Frontage Road Buduran, Sidoarjo. Akibatnya, pengendara harus melewati jalur lain di sisi kanan.
Banyak netizen menduga pembebasan lahan proyek jalan belum tuntas. Sehingga rumah tersebut tidak dilakukan pembongkaran.
Kepala Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBM SDA) Sidoarjo, Dwi Eko Saptono membantah anggapan tersebut. Menurutnya, proses pembebasan lahan telah selesai dan tidak ada masalah apapun.
"Kata siapa belum bebas, sudah bebas itu, pembebasan sudah kami lakukan," ucapnya saat dikonfirmasi Radar Sidoarjo, Senin, (24/3).
Dia memastikan, rumah tersebut akan segera dibongkar. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akses terganggu. "Ya nanti akan segera dilakukan pembongkaran," ujarnya.
Terkait bangunan tersebut mengganggu pengendara dalam mengakses jalan, Dwi Eko menegaskan jika jalan frontage belum dibuka untuk umum. Karena proyek masih dalam proses pengerjaan.
"Jika dibuka sekarang, kondisi jalan belum siap digunakan oleh pengendara," katanya.
Pihaknya akan membuka akses jalan tersebut setelah tahap pengerasan dan pengerjaan lainnya selesai dilakukan. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir karena proyek ini masih dalam jadwal yang telah ditentukan.
"Kalau dibuka sekarang pun belum siap, karena Jalan Frontage Road Buduran, Sidoarjo, ini belum dilakukan pengerasan. Jadi, saya tegaskan rumah tersebut sudah bebas," tutupnya. (sai/gun)
Editor : Guntur Irianto