RADAR SIDOARJO - Bupati Sidoarjo Subandi meminta kepala desa (kades) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) tidak terjebak dalam rutinitas administrasi. Keduanya harus bergerak cepat menyelesaikan persoalan masyarakat sekaligus memastikan perencanaan pembangunan desa untuk 2027 berjalan tepat waktu.
Subandi mengatakan, kades dan BPD merupakan mitra yang memiliki peran saling melengkapi dalam menjalankan pemerintahan desa. Karena itu, keduanya harus membangun komunikasi dan koordinasi yang baik agar pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat.
Baca Juga: Bupati Sidoarjo Lepas 57 Pesilat Pagar Nusa, Bidik Juara Umum Kejurwil X
“Pemerintah desa tidak bisa bekerja sendiri, harus ada mitra. Kepala desa dan BPD adalah mitra pemerintahan,” tegas Subandi.
Menurut dia, penguatan kinerja kades dan BPD penting untuk mempercepat pembangunan desa. Terlebih bagi kades yang baru menjalankan amanah, pemahaman terhadap regulasi pemerintahan desa perlu diperkuat agar setiap kebijakan dan program berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Baca Juga: Bupati Sidoarjo dan Ribuan Warga Pabean Ikuti Sedekah Bumi Bersama Gus Iqdam
Subandi juga meminta proses perencanaan pembangunan desa segera dipercepat. Memasuki September atau triwulan III, penyusunan agenda pembangunan 2027 dinilai tidak boleh kembali terlambat.
“Mulai hari ini road map perencanaannya diberikan. Ini sudah bulan sembilan, sudah triwulan tiga. Biar nanti perencanaan pada tahun 2027 tidak tertinggal,” ujarnya.
Baca Juga: Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat
Untuk memastikan proses tersebut berjalan, camat, sekretaris kecamatan (sekcam), dan kepala seksi pemerintahan diminta aktif mendampingi pemerintah desa. Pendampingan diperlukan agar penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) serta program pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu.
Subandi juga menyampaikan sejumlah arah pembangunan di Kecamatan Sedati. Salah satunya melanjutkan betonisasi jalan yang menghubungkan Desa Segorotambak dengan Tambak Cemandi dan Kalanganyar.
Baca Juga: Biaya Bebani Wali Murid, Bupati Sidoarjo Minta Sekolah Evaluasi Pembelajaran Luar Sekolah
Pemkab Sidoarjo juga menyiapkan pengembangan akses menuju kawasan pesisir Sedati. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat membuka sekaligus memperkuat potensi wisata pesisir, termasuk wisata mancing.
Di sisi lain, Subandi mengingatkan para kades agar tidak hanya berkutat pada urusan administrasi. Setiap persoalan yang dihadapi masyarakat harus segera direspons melalui komunikasi dan koordinasi dengan Pemkab Sidoarjo maupun instansi terkait.
“Saya kepingin PAD yang ada di Sidoarjo ini betul-betul berdampak langsung kepada pembangunan masyarakat. Saya ndak mau kakehan administrasi dan lainnya. Dengan komunikasi dan koordinasi yang bagus serta kita kudu gercep dalam menyelesaikan persoalan dan melayani masyarakat,” katanya.
Subandi juga meminta dinamika politik pasca-Pilkades tidak lagi menjadi penghambat jalannya pemerintahan desa. Pilkades yang telah selesai harus menjadi momentum untuk membangun kembali harmonisasi antara kades dan BPD.
“Mari kita bangun harmonisasi bahwa BPD dan kepala desa betul-betul sejalan untuk membangun pemerintahan dan menyelesaikan visi dan misi kepala desa,” tandasnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi AristaSumber : radar sidoarjo