Pengerjaan Proyek Pasar Taman Sidoarjo Lemot, Wabup Mimik Ancam Putus Kontrak

Diky Putra Sansiri • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 10:57 WIB
KECEWA: Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana saat melihat pengerjaan proyek Pasar Taman, Kecamatan Taman, Kamis (10/9).
KECEWA: Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana saat melihat pengerjaan proyek Pasar Taman, Kecamatan Taman, Kamis (10/9).

RADAR SIDOARJO - Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana geram melihat lambannya pengerjaan sejumlah proyek di kawasan Pasar Taman, Kecamatan Taman, Kamis (10/9) sore.

Dua proyek saluran air bahkan belum menunjukkan progres atau masih 0 persen. Sementara pembangunan pagar baru mencapai sekitar 25 persen.

Baca Juga: Razia Bocor, Wabup Sidoarjo Minta Lokalisasi Krengseng Krian Dibongkar

Kondisi tersebut membuat Mimik mencak-mencak. Dia mempertanyakan keseriusan kontraktor dalam menyelesaikan proyek yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sidoarjo.

Baca Juga: Wabup Mimik Salurkan Bantuan Beras untuk 1.239 Warga di Tulangan dan Krembung Sidoarjo

Saat melakukan pengecekan, Mimik menemukan sedikitnya empat titik pekerjaan yang progresnya dinilai jauh dari target. Selain pembangunan pagar, pekerjaan pavingisasi dan dua proyek saluran air turut menjadi sorotan.

“Seharusnya pekerjaan itu Agustus kemarin sudah selesai. Faktanya sampai sekarang cuma 25 persen untuk pekerjaan pagar, sedangkan yang saluran air malah 0 persen. Ini sudah menyalahi aturan,” tegas Mimik.

Baca Juga: Wabup Mimik Ajak Warga Borong Produk Lokal di Gebyar UMKM Sidoarjo

Perempuan yang akrab disapa Mak Mimik itu menegaskan, penggunaan anggaran APBD harus dipertanggungjawabkan. Setiap proyek harus dikerjakan sesuai spesifikasi teknis, memenuhi standar kualitas, dan selesai berdasarkan batas waktu yang telah disepakati dalam kontrak.

“Kita di Pasar Taman ini menemukan beberapa pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi. Temuan-temuan ini akan kita tindaklanjuti agar ke depannya pekerjaan sesuai standar dan lebih baik,” ujarnya.

Baca Juga: Wabup Mimik Buka Gebyar UMKM Sidoarjo, Berlangsung Meriah Banyak Pengunjung

Mimik bahkan mengancam memberikan sanksi tegas berupa pemutusan kontrak terhadap kontraktor yang dinilai tidak serius dan tidak memiliki komitmen menyelesaikan pekerjaan sesuai ketentuan.

“Jangan sampai kita menggunakan anggaran APBD, terus dikerjakan seenaknya. Kalau memang ada proyek yang sudah tidak sesuai dan tidak komitmen, ke depan ya putus kontrak,” tegasnya.

Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Galang Donasi, Wabup Mimik Sumbang Rp 100 Juta untuk Korban Gempa NTT

Menurut Mimik, waktu pengerjaan yang tersisa kurang dari dua bulan harus dimanfaatkan untuk mengejar ketertinggalan. Namun, percepatan pekerjaan tidak boleh mengorbankan kualitas maupun spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

“Harus kejar tayang. Kalau nggak sesuai target, nanti harus disanksi. Sanksinya harus keras. Saya nggak main-main,” katanya.

Sorotan juga diarahkan kepada fungsi pengawasan proyek. Berdasarkan informasi yang diterimanya, konsultan pengawas telah memberikan teguran tertulis hingga empat kali kepada pihak pelaksana.

Namun, teguran tersebut dinilai belum mendapat respons sebagaimana mestinya. Karena itu, Mimik meminta seluruh pihak yang terlibat, termasuk pengawas, lebih serius memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai kontrak.

Mimik memastikan persoalan tersebut tidak berhenti pada inspeksi mendadak (sidak). Dia akan kembali turun langsung untuk memantau perkembangan pekerjaan di kawasan Pasar Taman.

“Saya sendiri nanti yang mengawasi. Saya akan cek lagi pekerjaannya. Jangan sampai pasar yang kondisinya sudah seperti ini, pekerjaannya malah tambah amburadul,” tandasnya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo
Taman Pasar Wabup Mimik Idayana Proyek