RADAR SIDOARJO - Persoalan banjir hingga jalan rusak di sejumlah desa Kecamatan Tanggulangin dan Candi menjadi perhatian serius Bupati Sidoarjo Subandi.
Tak ingin persoalan berlarut, Subandi mengumpulkan seluruh kepala desa (kades) dari dua kecamatan tersebut untuk memetakan titik-titik yang membutuhkan penanganan.
Baca Juga: Bupati Sidoarjo Bentuk Satgas MBG, SPPG Bakal Diawasi dari Dapur hingga Pengiriman
Pertemuan yang digelar di Opsroom Setda Kabupaten Sidoarjo, Rabu (9/9), itu menjadi forum bagi para kades untuk menyampaikan langsung kondisi di wilayah masing-masing. Mulai dari normalisasi sungai dan saluran air, perbaikan jalan, hingga jembatan yang membutuhkan penanganan.
Berbagai usulan tersebut ditampung Subandi dan akan dikoordinasikan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Pemkab Sidoarjo bahkan menargetkan persoalan yang telah dipetakan dapat segera ditindaklanjuti dan diupayakan selesai dalam waktu tiga bulan.
Baca Juga: Bupati Subandi: Tak Ada Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo yang Meninggal Akibat Diduga Keracunan
Subandi mengatakan, pertemuan dengan para kades penting untuk mendapatkan gambaran nyata kondisi infrastruktur di lapangan. Sebab, pemerintah daerah tidak bisa mengetahui seluruh persoalan di setiap desa tanpa adanya laporan langsung dari pemerintah desa.
"Tujuan kita mengumpulkan bapak-ibu semua untuk mendapatkan informasi mengenai perbaikan jalan dan normalisasi yang diperlukan. Karena, kita juga tidak tahu kondisi riil di masing-masing desa kalau tidak disampaikan langsung," kata Subandi.
Baca Juga: Bupati Subandi Ungkap Alasan Sekda Sidoarjo Diganti
Menurutnya, normalisasi sungai dan saluran air menjadi salah satu pekerjaan yang harus segera dilakukan, khususnya di wilayah yang selama ini rawan genangan dan banjir.
Pemkab Sidoarjo akan mengoptimalkan peralatan yang dimiliki untuk mendukung proses normalisasi. Peralatan tersebut nantinya disinergikan dengan peralatan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) agar pekerjaan bisa segera dimulai.
Baca Juga: Bupati Sidoarjo Temukan Deviasi 4 Persen saat Sidak Proyek Betonisasi Jalan Tambak Cemandi
"Yang penting pada hari ini, normalisasi dulu. Peralatan yang ada akan kita sambungkan dengan alat dari PU Pemda untuk segera bisa beroperasi," tegasnya.
Selain persoalan banjir, Subandi juga mendorong percepatan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan serta jembatan. Menurutnya, infrastruktur yang baik bukan hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi desa.
"Jalan bagus, normalisasi bagus, saya yakin dampak ekonomi di sana juga akan ikut meningkat," ujarnya.
Untuk menentukan skala prioritas, Subandi meminta para kades menyampaikan data secara detail mengenai titik jalan, sungai, maupun saluran air yang membutuhkan penanganan. Data tersebut akan menjadi dasar Pemkab Sidoarjo dalam menentukan intervensi pembangunan.
Koordinasi antara pemerintah desa dan OPD terkait juga diminta terus dilakukan selama proses pengerjaan. Setiap kegiatan pembangunan diharapkan mendapat pendampingan agar persoalan di lapangan bisa segera diketahui dan diselesaikan.
"Yang penting di setiap ada kegiatan minimal ada pendampingan. Kalau ada kekurangan, segera disampaikan dan kita selesaikan bersama," kata Subandi.
Ia juga meminta jajaran terkait segera berkoordinasi dengan Dinas PU maupun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk mempercepat pelaksanaan program yang telah dipetakan.
"Mudah-mudahan dalam waktu tiga bulan ini sudah bisa selesai," harapnya.
Subandi menegaskan, penyelesaian persoalan infrastruktur dan banjir di desa membutuhkan kolaborasi antara Pemkab Sidoarjo, pemerintah desa, OPD, serta seluruh pemangku kepentingan. Ia meminta para kades tidak berhenti memberikan masukan agar kebutuhan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.
"Mari kita, sebagai pelayan masyarakat, bersama-sama menyelesaikan permasalahan yang ada. Saya juga berharap bapak-ibu tetap memberikan masukan. Sehingga, apa yang menjadi kebutuhan masyarakat bisa segera kita tindaklanjuti," tandasnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi AristaSumber : radar sidoarjo