Rumah Sakit Pusura Candi Sidoarjo Sabet Radar Surabaya Awards 2026, Siap Perkuat Inovasi Digital dan Layanan Kesehatan Tanpa Libur

Diky Putra Sansiri • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 16:46 WIB

DEDIKASI TINGGI: Direktur Rumah Sakit Pusura Candi Sidoarjo Agus Setia Budi, S.Kep., Ns., M.M., CHMEE, CHCEE., (tengah) menerima Radar Surabaya Award 2026 di Vasa Hotel Surabaya, Kamis (30/7). (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)
DEDIKASI TINGGI: Direktur Rumah Sakit Pusura Candi Sidoarjo Agus Setia Budi, S.Kep., Ns., M.M., CHMEE, CHCEE., (tengah) menerima Radar Surabaya Award 2026 di Vasa Hotel Surabaya, Kamis (30/7). (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

RADAR SIDOARJO - Konsistensi menghadirkan pelayanan kesehatan yang inovatif, mudah diakses, dan setara bagi seluruh lapisan masyarakat mengantarkan Rumah Sakit (RS) Pusura Candi Sidoarjo meraih penghargaan bergengsi Radar Surabaya Awards 2026.

Rumah sakit tersebut dinobatkan sebagai Rumah Sakit Tipe D dengan Pelayanan Kesehatan Terbaik dalam Kelompok Kesehatan pada malam penganugerahan yang berlangsung di Ballroom Vasa Hotel Surabaya, Kamis (30/7).

Baca Juga: MPLS Jadi Momentum Edukasi Kesehatan Mental dan Literasi Digital, RS Pusura Candi Sapa Ratusan Pelajar Sidoarjo

Penghargaan diterima langsung oleh Direktur Rumah Sakit Pusura Candi Sidoarjo Agus Setia Budi, S.Kep., Ns., M.M., CHMEE, CHCEE. Ia hadir dalam ajang bergengsi itu didampingi Wakil Direktur Pelayanan dr. Prabangkara Dikma Billy Suryanegara.

Agus menyampaikan apresiasi kepada Radar Surabaya atas penghargaan yang diberikan sekaligus mengucapkan selamat atas peringatan hari jadi ke-25 Radar Surabaya.

Baca Juga: Rumah Sakit Pusura Candi Sidoarjo Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga lewat CFD dan Khitan Massal

"Pertama-tama tentunya ucapan terimakasih, apresiasi yang luar biasa untuk Radar Surabaya. Dan juga selamat ulang tahun Radar Surabaya yang ke-25. Semoga semakin kredibel dan tentunya semakin dipercaya," ujarnya.

Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran rumah sakit dalam membangun pelayanan kesehatan yang terus berinovasi dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: Posyandu Lansia Desa Gelam Sidoarjo Bersinergi dengan RS Pusura Candi Meningkatkan Kesehatan Lansia

"Rasa syukur ini kami dedikasikan untuk seluruh manajemen Rumah Sakit Pusura Candi dan juga kepada seluruh tenaga medis serta karyawan Rumah Sakit Pusura Candi. Keberhasilan ini adalah wujud kerja sama kami membangun inovasi yang berkesinambungan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya di wilayah Sidoarjo," kata Agus.

Baca Juga: Desa Gelam Bersama RS Pusura Candi Gelar Senam Sehat dan Pemeriksaan Mata Katarak Gratis di Sidoarjo

Ia menegaskan, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi RS Pusura Candi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui tiga pilar utama.

Pilar pertama adalah penguatan layanan digital agar masyarakat semakin mudah mengakses pelayanan kesehatan.

"Yang pertama adalah inovasi layanan digital. Apa yang selama ini sudah kami kerjakan akan terus kami kembangkan demi memberikan kemudahan bagi pasien dalam mengakses layanan kami," jelasnya.

Pilar kedua adalah memperluas inovasi sosial melalui pendekatan berbasis komunitas. Berbagai kegiatan seperti pelayanan kesehatan saat Car Free Day (CFD), khitanan massal, hingga kolaborasi dengan puskesmas dan berbagai komunitas akan terus ditingkatkan.

"Kami akan selalu melakukan jemput bola layanan kepada masyarakat. Program-program kolaborasi yang selama ini berjalan akan terus kami kembangkan agar manfaatnya semakin luas," tuturnya.

Sementara pilar ketiga adalah optimalisasi pelayanan kesehatan secara komprehensif melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia dan pemenuhan fasilitas medis.

"Kami berkomitmen menyediakan SDM yang kompeten serta terus melengkapi peralatan medis sesuai kebutuhan. Kami ingin terus bersaing secara sehat dengan rumah sakit lainnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegas Agus.

Salah satu inovasi yang kini menjadi keunggulan RS Pusura Candi adalah program Sunday Clinic, yakni layanan dokter spesialis yang tetap beroperasi setiap hari Minggu. Program tersebut lahir dari aspirasi masyarakat yang kesulitan mengakses layanan spesialis pada hari libur.

Kini hampir seluruh dari 17 layanan spesialis dengan dukungan 24 dokter spesialis tetap melayani pasien pada hari Minggu. Bahkan layanan spesialis THT, Anak, dan Penyakit Dalam dibuka penuh selama tujuh hari dalam sepekan.

RS Pusura Candi juga memastikan seluruh pasien memperoleh pelayanan yang setara tanpa membedakan status pembiayaan, baik pasien umum, pengguna asuransi swasta, maupun peserta JKN BPJS Kesehatan.

Komitmen tersebut diperkuat melalui penerapan digitalisasi layanan. RS Pusura Candi baru-baru ini juga menerima penghargaan Bintang Tiga dari Direktorat Jenderal IT BPJS Kesehatan atas keberhasilannya mengimplementasikan sistem antrean online, E-SEP, hingga teknologi Frista (Face Recognition Integrated System Hospital) yang memungkinkan proses verifikasi pasien BPJS menggunakan pengenalan wajah.

Selain itu, sekitar 67 persen sumber daya manusia di RS Pusura Candi merupakan generasi Z yang diberi ruang untuk berinovasi dan mengembangkan berbagai terobosan pelayanan berbasis teknologi.

Saat ini rumah sakit tersebut memiliki kapasitas 50 tempat tidur yang didukung fasilitas Trauma Center untuk penanganan kecelakaan kerja maupun kecelakaan lalu lintas.

Ke depan, RS Pusura Candi juga akan menambah dokter spesialis jantung dan urologi serta memperluas gedung pelayanan guna meningkatkan kapasitas layanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Direktur Radar Surabaya Lilik Widyantoro mengatakan Radar Surabaya Awards merupakan bentuk penghargaan kepada tokoh maupun institusi yang telah memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

"Radar Surabaya Awards merupakan bentuk apresiasi kepada tokoh maupun lembaga yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Penganugerahan ini adalah apresiasi atas kontribusi nyata lembaga dalam membangun sinergi demi kemajuan daerah," ujarnya.

Ia menambahkan, Radar Surabaya Awards 2026 menjadi bagian dari peringatan 25 tahun perjalanan Radar Surabaya sebagai media yang konsisten mengawal pembangunan di Jawa Timur.

Selain RS Pusura Candi, penghargaan juga diberikan kepada sejumlah tokoh nasional, kepala daerah, pelaku usaha, hingga institusi yang dinilai memiliki inovasi, dedikasi, dan pengabdian besar bagi masyarakat. Di antaranya Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Nezar Patria, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Bupati Sidoarjo Subandi, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, serta sejumlah tokoh nasional lainnya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo
pusura radar surabawa award Rumah Sakit Inovasi Pelayanan