Dekopinda dan Dinkop UM Sidoarjo Bidik 1.000 Koperasi Sehat pada 2027

Diky Putra Sansiri • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 13:13 WIB
MERINGANKAN: Ketua Dekopinda Sidoarjo Bambang Pujianto (kiri) bersama Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo Mohamad Edi Kurniadi menghadiri pasar murah dalam rangka Harkopnas ke-79 di Mapolsek Sidoarjo Kota, Minggu (26/7).
MERINGANKAN: Ketua Dekopinda Sidoarjo Bambang Pujianto (kiri) bersama Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo Mohamad Edi Kurniadi menghadiri pasar murah dalam rangka Harkopnas ke-79 di Mapolsek Sidoarjo Kota, Minggu (26/7).

RADAR SIDOARJO - Dari sekitar 1.900 koperasi yang terdaftar di Kabupaten Sidoarjo, hanya sekitar 800 koperasi yang masih aktif beroperasi. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Sidoarjo bersama Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Kabupaten Sidoarjo.

Kedua lembaga itu pun menargetkan jumlah koperasi aktif dan sehat meningkat hingga menembus lebih dari 1.000 unit pada 2027.

Baca Juga: 127 Desa di Sidoarjo Terkendala Lahan Koperasi Merah Putih, 93 Bangunan Rampung

Komitmen tersebut disampaikan Ketua Dekopinda Kabupaten Sidoarjo Bambang Pujianto saat menghadiri peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026 yang dirangkai dengan jalan sehat dan pasar murah di Mapolsek Sidoarjo Kota, Minggu (26/7).

Bambang mengungkapkan, dari sekitar 1.900 koperasi yang tercatat, hanya sekitar 800 koperasi yang masih menjalankan kegiatan usaha secara aktif.

Baca Juga: Desa Tak Punya Lahan, Bupati Sidoarjo Arahkan Koperasi Merah Putih Tetap Jalan lewat Pasar Murah

"Koperasi di Kabupaten Sidoarjo kurang lebih 1.900-an. Yang aktif kurang lebih sekitar 800 koperasi," ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama Dinkop UM Kabupaten Sidoarjo. Fokusnya bukan hanya menambah jumlah koperasi aktif, tetapi juga meningkatkan kualitas tata kelola agar menjadi koperasi yang sehat, akuntabel, dan mampu berkembang.
kBaca Juga: Bupati Sidoarjo Wajibkan ASN Jadi Anggota Koperasi Merah Putih

"Ini PR saya bersama Kepala Dinas Koperasi. Paling tidak koperasi yang berkualitas, koperasi yang akuntabel, koperasi yang sehat, bisa bertambah lebih banyak," katanya.

Bambang menegaskan, pihaknya menargetkan jumlah koperasi aktif dapat melampaui 1.000 unit pada 2027.

"Harus di atas 1.000. Target 2027," tegas politisi yang juga menjabat Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo tersebut.

Baca Juga: 84 Unit Koperasi Merah Putih di Sidoarjo Siap Diluncurkan Akhir Juli

Dalam rangka Harkopnas ke-79, Dekopinda bersama Dinkop UM juga menggelar sejumlah kegiatan, di antaranya jalan sehat dan pasar murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

"Alhamdulillah hari ini adalah peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026. Dekopinda Kabupaten Sidoarjo bersama Dinas Koperasi dan Usaha Mikro melakukan banyak kegiatan, termasuk pasar murah dan sembako murah. Pembelinya juga banyak. Ada gula, minyak, beras, dan kebutuhan pokok lainnya," jelas Bambang.

Ia mengatakan, pasar murah merupakan wujud sinergi antara Dekopinda, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, dan pemerintah pusat dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.

"Program ini untuk mengawal agar masyarakat kecil di tingkat bawah ini berdaya," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo Mohamad Edi Kurniadi mengatakan, penguatan koperasi menjadi salah satu strategi utama dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan.

"Target kami bagaimana koperasi ini berdaya sehingga mampu mengungkit ekonomi kerakyatan. Koperasi memang sangat menguntungkan bagi masyarakat," ujarnya.

Menurut Edi, pembinaan akan terus dilakukan agar koperasi yang tidak aktif dapat kembali beroperasi. Sementara koperasi yang sudah berjalan akan didorong menjadi lebih sehat, profesional, dan berkualitas.

"Kami terus bersinergi agar koperasi yang tidak aktif menjadi aktif, koperasi aktif menjadi sehat, kemudian terus meningkat menjadi koperasi yang berkualitas," katanya.

Selain menjadi bagian dari peringatan Harkopnas, pasar murah tersebut juga disambut antusias masyarakat. Salah satunya Mita, warga Jalan Monginsidi, Sidoarjo, yang mengaku sangat terbantu karena harga paket sembako jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

"Murah. Murah banget. Rp 130 ribu," ucapnya.

Dengan harga tersebut, Mita mendapatkan satu paket berisi beras lima kilogram, gula dua kilogram, dan minyak goreng dua liter.

"Banget. Sangat membantu," pungkasnya. (dik/vga)

 

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo
dekopinda Koperasi Beroperasi Dewan dinkop