BNNK Sidoarjo Sasar 10 Sekolah, Siapkan 450 Alat Tes Urine 

Suryanto • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 16:49 WIB
PENCEGAHAN: Sejumlah pelajar menjalani tes urine sebagai bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah.
PENCEGAHAN: Sejumlah pelajar menjalani tes urine sebagai bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah.

RADAR SIDOARJO - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sidoarjo menyasar 10 sekolah jenjang SMP hingga SMA dalam program edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba yang dibarengi dengan tes urine pada tahun ajaran 2026/2027.

Untuk mendukung program tersebut, BNNK Sidoarjo menyiapkan 450 alat tes urine. Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk mencegah penyalahgunaan narkotika sekaligus meningkatkan kesadaran pelajar terhadap bahaya narkoba sejak dini.

Baca Juga: Kapolsek Balongbendo Sidoarjo Sosialisasikan P4GN dan Hotline 110, Ajak Warga Aktif Cegah Narkoba

Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNK Sidoarjo, Widya, mengatakan edukasi dan tes urine merupakan bagian dari strategi pencegahan agar generasi muda tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, awal tahun ajaran menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat edukasi sekaligus pengawasan di lingkungan sekolah.

Baca Juga: Bupati Sidoarjo Soroti Tingginya Kasus Narkoba di Wonoayu 

"Momentum awal tahun ajaran dinilai tepat untuk memperkuat pengawasan di lingkungan sekolah," kata Widya, Selasa (21/7).

Salah satu sekolah yang telah melaksanakan kegiatan tersebut adalah SMA Progresif Bumi Shalawat. Sebanyak 95 siswa mengikuti tes urine, dan seluruhnya dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga: Tiga Pegawai Lapas Porong Sidoarjo Terima Penghargaan karena Gagalkan Penyelundupan Narkoba

Widya mengatakan hasil tersebut menjadi indikator positif bahwa para santri memiliki daya tangkal yang baik terhadap penyalahgunaan narkotika.

"Hasil tersebut menjadi tolok ukur bahwa santri di sini memiliki daya tangkal dan daya tolak terhadap narkoba," ujarnya.

Baca Juga: Lempar Narkoba dan HP dari Luar Tembok Lapas Porong Sidoarjo, Pelaku Diamankan

Sementara itu, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMA Progresif Bumi Shalawat, Isma Dwi Andani, menjelaskan tes urine telah menjadi agenda rutin sekolah sejak 2020 sebagai bagian dari upaya melindungi siswa dari penyalahgunaan narkoba.

naBaca Juga: Komitmen Bebas Narkoba, Lapas Sidoarjo Tes Urine Seluruh Pegawai

Menurutnya, edukasi bahaya narkoba dan tes urine selalu dilakukan setiap siswa kembali ke lingkungan pondok setelah menjalani masa libur, baik libur semester maupun libur Hari Raya.

"Anak-anak ini selama liburan keluar dari pondok, bertemu teman-teman di luar, sehingga perlu ada pemeriksaan ketika mereka masuk lagi ke sini," jelasnya.

Melalui edukasi dan tes urine yang dilakukan secara berkala, pihak sekolah berharap para siswa semakin memahami bahaya narkoba serta memiliki daya tangkal yang kuat sehingga tidak mudah terpengaruh penyalahgunaan narkotika. (sur/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo
Narkoba bnnk Pelajar Tes Urine Sekolah