RADAR SIDOARJO - Pemkab Sidoarjo memastikan akan memprioritaskan rehabilitasi SDN Kupang 4 Jabon yang kondisinya memprihatinkan. Kepastian itu disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo Mimik Idayana saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sekolah tersebut, Senin (20/7).
Selain memastikan perbaikan ruang kelas yang rusak, Mimik juga memastikan siswa SDN Kupang 4 dan SDN Kupang 3 akan mulai menerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada akhir Juli 2026.
Baca Juga: Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Ajak Teladani Perjuangan Mbah Kyai Kalam di Porong
Dalam sidaknya, Mimik mendapati tiga dari empat ruang kelas mengalami kerusakan berat. Atap, plafon, dinding kayu, lantai hingga bangku belajar sudah tidak layak digunakan dan membutuhkan penanganan segera.
"Hari ini saya sidak di SDN Kupang 4 Jabon, di mana saya melihat secara langsung memang kondisinya sangat memprihatinkan dan perlu perhatian dari pemerintah daerah," ujarnya.
Baca Juga: Razia Bocor, Wabup Sidoarjo Minta Lokalisasi Krengseng Krian Dibongkar
Menurut Mimik, seluruh fasilitas sekolah memang membutuhkan pembenahan. Namun, tiga ruang kelas yang mengalami kerusakan paling parah akan menjadi prioritas untuk direhabilitasi.
"Semuanya harus dibenahi. Memang ada yang sudah diperbaiki pada 2024 dan kondisinya masih cukup layak. Tetapi tiga ruang kelas ini sangat memprihatinkan dan harus segera dibangun kembali," tegasnya.
Baca Juga: Wabup Gerebek Warung Remang-Remang di Eks Tol HK Jabon Sidoarjo, Hasilnya Mengagetkan
Ia menambahkan, proses rehabilitasi harus mempertimbangkan karakteristik wilayah pesisir yang memiliki kadar garam tinggi sehingga material bangunan yang digunakan lebih tahan terhadap korosi dan kerusakan.
"Saya menginginkan direhab total, tetapi di sini airnya asin, sehingga material bangunan harus disesuaikan dengan kondisi lingkungan," katanya.
Baca Juga: Wabup Sidoarjo Buka 1.000 Yatim Camp, Dorong Anak Yatim Berani Bermimpi dan Mandiri
Selain meninjau kondisi bangunan, Mimik memastikan program MBG segera menjangkau siswa di wilayah pesisir tersebut. Selama ini penyalurannya belum terlaksana karena terkendala jarak distribusi dan keterbatasan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
"Tadi sudah saya komunikasikan. Insya Allah akhir bulan ini SDN Kupang 3 dan SDN Kupang 4 sudah mendapatkan MBG. SPPG-nya siap mengirim ke sini," ungkapnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sidoarjo, Dr. Netti Lastiningsih, mengatakan revitalisasi total masih menunggu proses penganggaran. Tahun ini sekolah akan lebih dahulu mendapatkan program rehabilitasi.
"Untuk revitalisasi total masih akan dihitung kembali. Insya Allah bisa dilaksanakan pada 2027. Sementara tahun 2026 ini dialokasikan anggaran rehabilitasi terlebih dahulu," jelasnya.
Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo, Moch Dhamroni Chudlori, meminta SDN Kupang 4 maupun SDN Kupang 3 menjadi prioritas pembangunan karena berada di kawasan yang masuk kategori daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
"Harus menjadi prioritas, termasuk program MBG-nya. Bagaimanapun caranya wilayah ini harus segera tersentuh program tersebut," katanya.
Menurut Dhamroni, telah disiapkan anggaran sekitar Rp286 juta untuk penanganan awal sembari menunggu revitalisasi menyeluruh. Ia mengingatkan agar proses pembangunan dilakukan secara transparan karena biaya mobilisasi material ke wilayah pesisir jauh lebih tinggi dibanding daerah lain.
"Mobilisasi material ke sini pasti lebih mahal, bahkan bisa dua kali lipat. Karena itu Dikbud harus transparan kepada penyedia jasa mengenai kondisi di lapangan," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya penggunaan material yang sesuai dengan karakter kawasan pesisir agar bangunan lebih awet.
"Kita tidak mungkin membangun dengan material yang tidak sesuai karena daerah ini airnya asin. Material kayunya harus benar-benar berkualitas agar bangunan tidak cepat rusak lagi," tandasnya.
Sebagai informasi, SDN Kupang 4 Jabon saat ini memiliki 12 siswa yang tersebar dari kelas II hingga kelas VI dengan didukung delapan guru SD dan dua guru TK. Sementara itu, SDN Kupang 3 memiliki sekitar 70 siswa dan juga membutuhkan perbaikan pada bagian atap, dinding, serta pintu sekolah. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo