Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Harga Daging Sapi di Pasar Krian Sidoarjo Tembus Rp 130 Ribu per Kg, Pembeli Turun hingga 50 Persen

Diky Putra Sansiri • Selasa, 14 Juli 2026 | 15:22 WIB

MENGELUH: Pedagang daging sapi di Pasar Krian mengaku penjualan menurun akibat harga yang terus merangkak naik. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
MENGELUH: Pedagang daging sapi di Pasar Krian mengaku penjualan menurun akibat harga yang terus merangkak naik. (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Harga daging sapi di Pasar Krian, Kabupaten Sidoarjo, terus mengalami kenaikan dalam sebulan terakhir. Setelah naik sebanyak tiga kali, harga daging kualitas terbaik kini mencapai Rp 130 ribu per kilogram.

Kenaikan harga tersebut berdampak pada menurunnya daya beli masyarakat. Para pedagang mengaku jumlah pembeli berkurang hingga 50 persen dibandingkan kondisi normal.

Baca Juga: Semangat Berbagi di Idul Adha 2025, BMH Unit Sidoarjo Salurkan Daging Kurban hingga Desa Terluar dan Terpelosok

Salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Krian, Latifah, mengatakan kenaikan harga terjadi secara bertahap. Awalnya naik Rp 5 ribu per kilogram, kemudian bertambah Rp 10 ribu, dan terakhir kembali naik Rp 8 ribu per kilogram.

"Daging sudah naik tiga kali dalam satu bulan terakhir. Sekarang saya jual daging yang bagus antara Rp 120 ribu sampai Rp 130 ribu per kilogram," ujar Latifah, Selasa (14/7).

Baca Juga: Peringati Idul Adha, YPM Sidoarjo Sembelih 15 Sapi Kurban dan Distribusikan Daging ke 70 Titik

Pedagang berusia 60 tahun itu mengaku lonjakan harga membuat banyak pelanggan mengurangi pembelian daging sapi. Akibatnya, omzet penjualannya ikut merosot.

"Pembeli menurun sampai 50 persen. Biasanya yang datang banyak, sekarang tinggal sekitar separuhnya," keluhnya.

Baca Juga: Marak Sapi Gelonggongan, Dispaperta Sidoarjo Dorong Konsumsi Daging Beku

Menurut Latifah, sebelum harga melonjak, lapaknya selalu ramai didatangi pembeli setiap hari. Namun kini kondisi pasar lebih sepi karena banyak masyarakat memilih mengurangi konsumsi daging sapi atau beralih ke sumber protein lain yang harganya lebih terjangkau.

Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga daging sapi di pasaran. Dengan harga yang kembali stabil, ia optimistis daya beli masyarakat akan pulih sehingga aktivitas jual beli di pasar tradisional kembali bergairah.

Baca Juga: Atasi Masalah Stunting, Plt Bupati Sidoarjo Subandi Bagikan Daging dan Telur Ayam

"Harapan kami harga bisa kembali stabil, supaya masyarakat tidak keberatan membeli dan pedagang juga bisa berjualan seperti biasanya," pungkasnya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
naik Pasar Harga Krian Daging