RADAR SIDOARJO - Kondisi Jalan Raya Bangsri, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, memprihatinkan. Sedikitnya 10 lubang dengan kedalaman antara 10 hingga 20 sentimeter menganga di sepanjang ruas jalan tersebut dan membahayakan pengguna jalan.
Kerusakan yang terjadi sejak Mei lalu itu telah memicu sejumlah kecelakaan. Khawatir semakin banyak korban berjatuhan, warga bersama relawan akhirnya berinisiatif memberi tanda lingkaran cat putih pada setiap lubang agar lebih mudah terlihat oleh pengendara.
Baca Juga: DPUBMSDA Sidoarjo Minta Kontraktor Perbaiki Lubang Tepi Betonisasi Jalan Raya Berbek
Lubang-lubang tersebut tersebar di wilayah RT 2, RT 3, RT 5, RW 1 hingga RW 2 Jalan Raya Bangsri. Lokasinya yang berada di jalur ramai, terutama yang banyak dilalui sepeda motor, membuat risiko kecelakaan semakin tinggi.
Warga setempat, M Socib, mengatakan kerusakan jalan sudah berlangsung cukup lama namun belum mendapat perbaikan. Menurutnya, jumlah lubang mencapai sekitar 10 titik dengan ukuran yang berbeda-beda.
Baca Juga: 1.000 Lubang di Jalan Raya Lingkar Timur Segera Ditambal, Wabup Sidoarjo Gandeng CSR Perusahaan
“Jalan banyak yang berlubang. Sudah sejak Mei. Ada sekitar 10 lubang dengan ukuran bervariasi, kedalamannya sekitar 10 sampai 20 sentimeter,” ujar M Socib, Selasa (30/6).
Pria 42 tahun itu mengungkapkan, kondisi jalan berlubang tersebut sudah beberapa kali menyebabkan pengendara terjatuh. Bahkan, sejumlah korban mengalami luka akibat kecelakaan.
Baca Juga: Banyak Lubang, Begini Kondisi Jalan Raya Porong Sidoarjo Sekarang Ini
“Sering terjadi kecelakaan. Beberapa kali ada korban yang jatuh dan mengalami luka-luka. Puncaknya ada rombong pedagang pentol yang jatuh karena menghindari lubang hingga dagangannya tumpah,” katanya.
Untuk mencegah kejadian serupa, warga bersama relawan melakukan penandaan lubang menggunakan cat putih pada Senin (29/6) malam sekitar pukul 22.30. Tanda tersebut diharapkan menjadi peringatan bagi pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas.
Baca Juga: Banyak Lubang, Begini Kondisi Jalan Raya Porong Sidoarjo Sekarang Ini
Warga lainnya, Hanafi, menyebut kerusakan jalan sebenarnya sudah terlihat sebelum musim hujan. Namun, kondisi semakin parah akibat tingginya intensitas kendaraan berat yang melintas, terutama dump truk.
Baca Juga: Bakal Dibeton, Lubang di Jalan Letjen Suprapto Ditambal Sementara
“Sebelum musim hujan sudah mulai berlubang. Ditambah banyak kendaraan dump truk yang lewat setiap hari sehingga kerusakan semakin parah,” ujar pria 28 tahun tersebut.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Sidoarjo segera melakukan perbaikan agar tidak ada lagi pengguna jalan yang menjadi korban.
“Semoga segera ditambal oleh pemerintah daerah karena kondisi ini membahayakan pengguna jalan,” harapnya.
Menanggapi keluhan warga, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo Muhammad Makhmud memastikan laporan tersebut akan segera ditindaklanjuti.
“Baik, akan kami tindaklanjuti,” ujarnya singkat. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista