RADAR SIDOARJO – BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo terus memperkuat upaya promotif dan preventif melalui pemantauan kesehatan siswa penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 2 Buduran, Sidoarjo.
Pengecekan kesehatan tahap kedua tersebut dilakukan bekerja sama dengan Puskesmas Buduran Sidoarjo. Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi kesehatan para siswa berjalan baik setelah satu bulan mendapatkan manfaat dari program MBG.
Baca Juga: Bentuk Kepedulian, Lapas Porong di Sidoarjo Perluas Akses BPJS Kesehatan bagi Warga Binaan
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo, Munaqib, mengatakan kegiatan pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi bagian penting untuk memastikan dampak positif program MBG terhadap kondisi kesehatan siswa.
“Ini tentunya menjadi hal yang sangat baik bagi BPJS Kesehatan maupun para siswa. Program promotif preventif yang dijalankan selama satu bulan melalui manfaat MBG menunjukkan hasil yang baik dan diharapkan memberikan dampak positif bagi kesehatan siswa,” ujar Munaqib saat kegiatan pengecekan kesehatan di SMKN 2 Buduran Sidoarjo, Jumat (26/6).
Baca Juga: Perkuat Sinergi, BPJS Kesehatan dan Kejari Sidoarjo Perpanjang Perjanjian Kerja Sama
Ia menjelaskan, pemantauan kesehatan siswa akan terus dilakukan secara rutin setiap bulan selama tiga bulan ke depan dengan melibatkan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) setempat.
Selain itu, BPJS Kesehatan juga memastikan seluruh siswa penerima manfaat MBG telah terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sehingga memiliki akses terhadap layanan kesehatan apabila dibutuhkan.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Sidoarjo Laksanakan Pengecekan Kesehatan Bagi Siswa Penerima MBG di SMKN 2 Buduran
Munaqib berharap para siswa dapat terus menerapkan pola hidup sehat, mulai dari rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, memperbanyak minum air putih, hingga menjaga waktu istirahat.
“Pola hidup sehat akan membantu menjaga kondisi tubuh tetap prima. Kami juga memiliki program Prolanis Muda yang ditujukan bagi generasi muda agar lebih peduli terhadap pencegahan penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes melitus (DM),” jelasnya.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Sidoarjo Tekankan Prinsip Gotong Royong Demi Keberlangsungan Program JKN
Menurutnya, edukasi kesehatan sejak usia muda sangat penting agar generasi muda memahami pentingnya menjaga kesehatan dan membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini.
Sementara itu, Cindy Grace Novia, siswi kelas X SMKN 2 Buduran Sidoarjo, menyambut positif kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut. Ia mengaku merasakan manfaat dari Program MBG, terutama terhadap peningkatan kondisi fisiknya.
“Dari Program MBG ini saya merasakan manfaatnya. Berat badan saya mengalami peningkatan dan menjadi lebih proporsional sehingga membuat saya lebih percaya diri dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Hasil pengecekan kesehatan juga menunjukkan kondisi saya baik dan normal,” ungkapnya.
Cindy mengatakan, menjaga kesehatan tidak cukup hanya dengan mengonsumsi makanan bergizi, tetapi juga harus diimbangi dengan olahraga, memperbanyak minum air putih, serta istirahat yang cukup.
Ia juga mengajak para generasi muda untuk menerapkan pola hidup sehat dan memastikan status kepesertaan JKN tetap aktif.
“Jangan lupa selalu mengecek status kepesertaan JKN agar ketika membutuhkan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan, prosesnya bisa berjalan lancar dan mendapatkan jaminan sesuai ketentuan,” pungkasnya. (vga)
Editor : Vega Dwi Arista