Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Bupati Sidoarjo Bedah Empat Rumah Tak Layak di Pabean Sedati, Siap Direhab Juni

Diky Putra Sansiri • Minggu, 31 Mei 2026 | 11:10 WIB
DIPERBAIKI: Bupati Sidoarjo Subandi (dua dari kanan) saat melihat kondisi rumah warga yang tidak layak di Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Minggu (31/5). (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
DIPERBAIKI: Bupati Sidoarjo Subandi (dua dari kanan) saat melihat kondisi rumah warga yang tidak layak di Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Minggu (31/5). (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Kondisi memprihatinkan empat Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Pabean, Kecamatan Sedati, menjadi perhatian serius Bupati Sidoarjo Subandi.

Mulai dari atap bocor, kamar mandi rusak, ventilasi yang tidak memadai, hingga rumah yang kerap kebanjiran saat hujan, seluruh kerusakan tersebut dipastikan akan segera mendapatkan penanganan melalui program rehabilitasi RTLH yang dijadwalkan mulai Juni 2026.

Baca Juga: Viral Dugaan Money Politic di Pilkades Pabean Sedati Sidoarjo, Ini Kata Bupati Subandi

Saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah rumah warga, Minggu (31/5), Subandi menegaskan bahwa pemerintah daerah akan berupaya memperbaiki rumah-rumah yang benar-benar tidak layak huni agar menjadi tempat tinggal yang sehat dan aman bagi penghuninya.

Salah satu rumah yang dikunjungi adalah milik Soleh, warga RT 03/RW 02 Dusun Alastipis.

Baca Juga: Bupati Pantau Pilkades Rawan Konflik, Pastikan Pencoblosan di Sidoarjo Aman dan Kondusif

Dari hasil sidak, rumah tersebut dinilai tidak memenuhi standar kesehatan dan keselamatan karena minim ventilasi, kamar mandi rusak, serta sering tergenang banjir saat hujan.

"Hari ini kita berkunjung ke Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), ke rumahnya Bapak Soleh. Kondisi rumahnya tadi kita lihat, kamar mandinya juga tidak layak. Kalau hujan banjir, terus ventilasinya semua tidak ada," ujar Subandi.

Baca Juga: Rumah Terbakar di Grinting Tulangan, Bupati Sidoarjo Pastikan Ijazah Korban Ikut Diurus

Ia menjelaskan, perbaikan akan meliputi peninggian lantai, pemasangan keramik, pembenahan kamar mandi, hingga penataan ulang bagian rumah agar lebih sehat untuk dihuni.

"Kalau hujan kan banjir karena atapnya bocor. Nanti akan segera dilakukan perbaikan karena rumah ini memang betul-betul tidak layak huni," tegasnya.

Baca Juga: Sidoarjo Raih Penghargaan Kearsipan Tingkat Nasional, Bupati: Bukti Tata Kelola Pemerintahan Makin Tertib dan Modern

Sidak kemudian berlanjut ke rumah Dayat, warga RT 12/RW 05 Dusun Payan. Kondisi rumah tersebut juga mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian atap, tembok, dan seng yang telah keropos.

"Hari ini kita sidak rumah di Dusun Payan. Kondisi atapnya nanti kita ganti baja ringan. Kalau hujan lebat tentu ada kekhawatiran. Tembok-tembok juga retak semuanya, sengnya sudah keropos," kata Subandi.

Baca Juga: Bupati Pastikan Rekrutmen Direksi Perumda Delta Tirta Sidoarjo Tanpa Titipan

Menurutnya, perbaikan akan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penguatan struktur tembok, peninggian bangunan hingga pembenahan atap dan kamar mandi agar rumah tersebut benar-benar layak ditempati.

Subandi menargetkan rehabilitasi dapat direalisasikan pada Juni mendatang. Namun, ia berharap keluarga penerima bantuan turut berpartisipasi melalui tenaga swadaya agar anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal.

"Mudah-mudahan bulan Juni sudah bisa terealisasi. Rumah nanti kalau bisa keluarga juga ikut swadaya membantu tenaga saja. Karena anggaran Rp 25 juta, sehingga bisa dimanfaatkan betul-betul untuk keluarga," ungkapnya.

Perhatian khusus juga diberikan kepada Rukiani, warga RT 10/RW 04 Dusun Payan, yang saat ini menderita stroke. Selain memperbaiki kondisi rumahnya, Subandi juga berjanji memberikan bantuan kursi roda untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Saat meninjau rumah Rukiani, Subandi menyoroti kondisi dapur yang minim sirkulasi udara sehingga terasa pengap dan berpotensi mengganggu kesehatan penghuni.

"Ini tadi kita lihat terutama dapur yang belakang. Nanti kita minta bantuan Baznas Kabupaten Sidoarjo untuk memberikan ventilasi agar udara bisa keluar masuk dengan baik. Bu Rukiani sudah sakit stroke, kalau kondisi rumah pengap tentu bisa memengaruhi kesehatannya," tuturnya.

Selain ventilasi, perbaikan kamar mandi juga masuk dalam daftar rehabilitasi rumah tersebut.

"Kamar mandi juga akan kita benahi. Juga saya kasih hadiah kursi roda untuk Bu Rukiani," tambahnya.

Sementara itu, rumah pertama yang disidak, milik Sujiono di RT 02/RW 01 Dusun Alastipis, dinyatakan masih dalam kondisi layak huni. Rumah tersebut hanya memerlukan pengecatan sehingga tidak masuk dalam kategori RTLH yang membutuhkan rehabilitasi besar. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Subandi #rtlh #Rumah #Diperbaiki #Bupati