RADAR SIDOARJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo memastikan pembebasan lahan untuk proyek Flyover Gedangan akan menyasar bangunan di sisi timur Jalan Raya Gedangan, baik ke arah utara maupun selatan dari titik perempatan Gedangan.
Total lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan flyover mencapai 45.822 meter persegi.
Baca Juga: Siapkan Rp 400 Miliar untuk Pembebasan Lahan Flyover Gedangan Sidoarjo
Area terdampak membentang sekitar 250 meter ke arah utara dan 250 meter ke arah selatan dari titik tengah perempatan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo Muhammad Makhmud menjelaskan, pembebasan lahan difokuskan pada bangunan di sisi timur jalan.
Baca Juga: Flyover Gedangan Akan Digeser ke Sisi Timur, Ini Alasan Pemkab Sidoarjo
“Yang nanti terdampak itu sisi timur jalan. Dari titik tengah perempatan itu sekitar 250 meter ke utara dan 250 meter ke selatan,” ujar Makhmud, Minggu (24/5).
Menurutnya, batas pembebasan lahan di sisi utara mencapai area sekitar Bank BCA Gedangan. Sedangkan untuk sisi selatan belum sampai kawasan Perumahan Puri Surya Jaya (PSJ) Gedangan.
Baca Juga: Pembebasan Lahan Flyover Gedangan Sidoarjo Mulai Disosialisasikan
“Kalau ke utara itu sampai sekitar Bank BCA Gedangan. Kalau ke selatan belum sampai Puri Surya Jaya, masih di utaranya lagi,” jelasnya.
Pemkab Sidoarjo menargetkan seluruh proses pembebasan lahan dapat diselesaikan hingga akhir November 2026. Setelah itu, proyek pembangunan fisik flyover akan dilaksanakan oleh pemerintah pusat pada 2027.
Baca Juga: Gerai di Sukodono dan Gedangan Sidoarjo Dibobol Maling, Pelaku Terekam CCTV
“Timeline pembebasan lahannya sampai November 2026. Nanti pembangunan fisiknya dilakukan pemerintah pusat tahun 2027,” tegasnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista