Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Meubelair Warga Binaan Lapas Porong Sidoarjo Tembus Australia, 1.003 Produk Diekspor

Diky Putra Sansiri • Kamis, 14 Mei 2026 | 11:37 WIB
HASIL KARYA: 1.003 meubelair Lapas Porong Sidoarjo diekspor ke Australia.
HASIL KARYA: 1.003 meubelair Lapas Porong Sidoarjo diekspor ke Australia.

RADAR SIDOARJO - Tembok penjara bukan menjadi batas bagi warga binaan Lapas Kelas I Surabaya di Porong, Sidoarjo untuk berkarya.

Ribuan produk meubelair hasil tangan terampil warga binaan bahkan berhasil menembus pasar internasional setelah sebanyak 1.003 produk furnitur diekspor ke Australia.

Baca Juga: Lapas Porong Sidoarjo Perkuat Pembinaan dan Bekal Hidup Warga Binaan

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa program pembinaan kemandirian di dalam lapas mampu melahirkan produk berkualitas sekaligus bernilai ekonomi tinggi.

Ekspor meubelair itu berlangsung di kawasan Jalan Raya Arteri Porong dan dipimpin langsung oleh Plh Kepala Bidang Kegiatan Kerja (Pelaksana Harian Kabid Giatja) Lapas Kelas I Surabaya, Suprianto.

Baca Juga: Razia Besar di Lapas Porong Sidoarjo, HP dan Sajam Rakitan Disita

Suprianto menjelaskan, para warga binaan sebelumnya telah mendapatkan pelatihan dan pendampingan keterampilan secara berkelanjutan, khususnya di bidang pertukangan dan furnitur.

“Melalui pembinaan ini, kami ingin warga binaan memiliki kemampuan kerja yang nyata dan mampu bersaing ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat,” ujar Suprianto, Kamis (14/5).

Baca Juga: Lapas Porong Sidoarjo Perkuat Kedekatan dengan Warga lewat Ruwat Desa

Menurutnya, kegiatan ekspor tersebut menjadi bukti konkret bahwa proses pembinaan di dalam lapas tidak hanya berfokus pada pembentukan karakter, tetapi juga penguatan keterampilan produktif yang memiliki nilai jual.

“Kegiatan ekspor ini merupakan bukti nyata bahwa pembinaan di dalam lapas mampu menghasilkan produk berkualitas dan bernilai ekonomi tinggi,” katanya.

Baca Juga: Komisi XIII DPR RI Ikut Panen Jagung di Bekas Lahan Tidur Lapas Porong Sidoarjo

Ia menambahkan, program pembinaan kemandirian tidak sekadar memberikan pelatihan kerja, namun juga membentuk mental, disiplin, dan etos kerja warga binaan agar lebih siap menjalani proses asimilasi maupun kembali ke lingkungan sosial.

“Selain keterampilan, kami juga ingin membangun rasa percaya diri warga binaan agar mereka memiliki harapan dan kesempatan baru setelah bebas nanti,” jelasnya.

Baca Juga: Panen Perdana Anggur Jupiter di Lapas Porong Sidoarjo

Ke depan, Lapas Kelas I Surabaya berkomitmen terus memperkuat sinergi dengan pihak ketiga guna memperluas pemasaran produk hasil karya warga binaan hingga ke pasar internasional. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#mebel #Porong #Penjara #Warga Binaan #Lapas