RADAR SIDOARJO - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sidoarjo terus memasifkan penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) handheld di sejumlah titik rawan pelanggaran lalu lintas.
Sejak diberlakukan pada Senin (27/4) hingga 10 hari pelaksanaan, sebanyak 1.073 pelanggaran lalu lintas berhasil ditindak. Rata-rata, setiap hari tercatat 100 hingga 120 pelanggaran yang terekam melalui perangkat tersebut.
Baca Juga: 473 Pelanggaran Lalu Lintas di Sidoarjo Terjaring ETLE Handheld, Ini Rinciannya
Kasat Lantas Polresta Sidoarjo AKP Yudhi Anugrah Putra mengatakan, penggunaan ETLE handheld terbukti efektif untuk mendeteksi pelanggaran secara cepat dan akurat di lapangan.
“Kami terus mengoptimalkan penggunaan ETLE handheld di titik-titik rawan pelanggaran, seperti kawasan padat kendaraan dan jalur utama. Dalam 10 hari ini, sudah 1.073 pelanggaran terekam, dengan rata-rata harian 100 sampai 120 pelanggar,” ujarnya.
Baca Juga: Waspada, Polresta Sidoarjo Siapkan ETLE Mobile di Flyover Waru, Ini Sasarannya
Menurut Yudhi, penerapan teknologi tersebut juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan transparansi dalam penegakan hukum lalu lintas.
“Melalui ETLE handheld, setiap pelanggaran terekam secara objektif sehingga dapat meminimalkan potensi penyimpangan, baik dari petugas maupun masyarakat. Ini merupakan komitmen kami untuk memberikan pelayanan yang profesional dan modern,” tambahnya.
Baca Juga: Kunjungi Polresta Sidoarjo, Kakorlantas Polri Targetkan 1.000 Kamera ETLE di Jatim pada 2026
Selain penindakan, Satlantas Polresta Sidoarjo juga terus menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya tertib berlalu lintas. Petugas yang membawa perangkat ETLE handheld ditempatkan secara mobile, menyesuaikan kondisi lapangan serta tingkat kerawanan pelanggaran di masing-masing titik.
Yudhi berharap, masifnya penggunaan ETLE handheld dapat mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan berlalu lintas.
Baca Juga: Awas, Simpang Lima Krian-Pertigaan Raya Kletek Sudah Dipasangi Kamera ETLE
“Harapan kami, dengan penggunaan ETLE handheld yang semakin masif, kesadaran masyarakat juga semakin meningkat. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas menjadi kunci utama untuk menekan angka kecelakaan di jalan raya,” pungkasnya. (sur/vga)
Editor : Vega Dwi Arista