Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Temui Menteri Kebudayaan, Wabup Sidoarjo Dorong Revitalisasi Warisan Jenggala

Diky Putra Sansiri • Rabu, 29 April 2026 | 13:21 WIB
SINERGIS: Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana (dua dari kiri) bersama suami yang menjadi anggota DPR RI 2019–2024, Rahmat Muhajirin (kiri), menemui Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon di Jakarta, Senin (27/4).

 
SINERGIS: Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana (dua dari kiri) bersama suami yang menjadi anggota DPR RI 2019–2024, Rahmat Muhajirin (kiri), menemui Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon di Jakarta, Senin (27/4).  

RADAR SIDOARJO - Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana bersama suami yang menjadi anggota DPR RI 2019–2024, Rahmat Muhajirin, menemui Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon di Jakarta, Senin (27/4).

Pertemuan tersebut membahas upaya pelestarian dan pengembangan budaya lokal Sidoarjo yang berakar dari sejarah Kerajaan Jenggala.

Baca Juga: Wabup Sidoarjo Takziah ke Rumah Balita yang Tenggelam di Sungai Kalidawir

Dalam pertemuan itu, Wabup Mimik menegaskan pentingnya menghidupkan kembali nilai-nilai budaya Jenggala sebagai bagian dari identitas Sidoarjo. Ia menjelaskan, Kerajaan Jenggala memiliki peran penting dalam sejarah berdirinya wilayah tersebut.

“Kerajaan Jenggala didirikan oleh Raja Airlangga pada tahun 1042 M untuk menghindari perang saudara. Wilayah kekuasaan dibagi dengan Panjalu agar tidak terjadi perebutan tahta. Sidoarjo ini cikal bakalnya dari situ,” jelasnya.

Baca Juga: Sidak Dapur MBG di Tarik, Wabup Sidoarjo Pastikan Standar Tinggi dan Dorong Kolaborasi KDMP

Menurut Mimik, semangat berbagi kekuasaan yang diwariskan dari sejarah Jenggala masih relevan dengan tata kelola pemerintahan saat ini. Ia menyinggung pentingnya kolaborasi dan pembagian peran dalam menjalankan pemerintahan.

“Sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan, prinsipnya adalah berbagi peran. Saya ingin menghentikan ‘hawa panas’ di Pendopo. Jangan ada konflik, tetapi bagaimana berbagi kewenangan untuk kepentingan rakyat,” tegasnya.

Baca Juga: Wabup Dorong Sinergi Hipmi Bangun Ekonomi Sidoarjo 

Sementara itu, Rahmat Muhajirin menambahkan bahwa budaya dan kearifan lokal Jenggala perlu kembali diangkat agar lebih dikenal luas. Menurutnya, Sidoarjo memiliki kekayaan tradisi yang beragam dan potensial untuk dikembangkan.

“Kita ingin budaya Sidoarjo tidak hanya hidup, tetapi juga berkembang dan dikenal luas. Mulai dari kesenian jaranan, wayang, tradisi pesisir, hingga nilai-nilai yang diwariskan dari Putri Jenggolo,” ujarnya.

Baca Juga: Wabup Sidoarjo Dampingi Ketua MPR Ahmad Muzani Sowan Gus Ali

Kerajaan Jenggala sendiri diketahui berpusat di wilayah Delta Brantas yang diyakini berada di kawasan Gedangan, Sidoarjo. Meski peninggalan fisiknya terbatas, nama “Jenggolo” masih melekat kuat dalam berbagai tradisi lokal hingga saat ini.

Mimik menekankan bahwa pelestarian budaya tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Pelestarian budaya butuh kolaborasi. Tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada dukungan dari pemerintah pusat agar upaya ini bisa maksimal,” katanya.

Hasil pertemuan tersebut rencananya akan ditindaklanjuti melalui program konkret antara Kementerian Kebudayaan dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Langkah ini diharapkan mampu menghidupkan kembali warisan budaya Jenggala sekaligus memperkuat identitas daerah di tengah perkembangan zaman. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#menteri #Wabup #Mimik Idayana #Revitalisasi #kebudayaan