Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Momen Kartini, Ini Pesan Ketua TP PKK Sriatun Subandi untuk Perempuan Sidoarjo 

Diky Putra Sansiri • Kamis, 23 April 2026 | 12:43 WIB
Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo, Sriatun Subandi.
Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo, Sriatun Subandi.

RADAR SIDOARJO - Peringatan Hari Kartini di Kabupaten Sidoarjo tahun ini tak sekadar diisi kebaya dan seremoni. Lebih dari itu, semangat Raden Ajeng Kartini diharapkan mampu diwujudkan dalam sosok perempuan masa kini yang cerdas, mandiri, dan berdaya, tanpa melupakan perannya sebagai pilar keluarga.

Pesan tersebut mengemuka dalam peringatan Hari Kartini 2026 yang mengusung tema “Kartini Masa Kini: Saling Menjaga, Saling Menguatkan” pada Rabu (22/4). 

Baca Juga: Gelar Ngaji Cerdas, TP PKK Sidoarjo Berharap Konflik Global Tidak Berdampak ke Warga 

Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo, Sriatun Subandi, menegaskan bahwa peringatan ini merupakan momentum untuk meneladani perjuangan Kartini, khususnya dalam memperjuangkan pendidikan dan kesetaraan gender.

“Peringatan Hari Kartini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum untuk meneladani semangat juang RA Kartini. Perempuan masa kini harus cerdas dan mandiri tanpa meninggalkan peran sebagai ibu,” ujarnya, Rabu (20/4).

Baca Juga: TP PKK Sidoarjo Perkuat Posyandu dan Ajak Kader Gunakan Batik Lokal

Sriatun juga menekankan bahwa kekuatan bangsa berawal dari keluarga yang kuat. Melalui gerakan PKK, perempuan diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang sejahtera dan memiliki daya saing tinggi.

Di tengah meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jawa Timur, ia menyoroti pentingnya komunikasi dalam keluarga. Para ibu diminta lebih peka dan menjadi tempat curhat bagi anak-anaknya.

Baca Juga: TP PKK Sidoarjo Berikan Edukasi Jajanan Sehat Bagi Anak

“Kita harus aktif bertanya kepada anak tentang perasaannya di sekolah. Jangan sampai mereka lebih memilih curhat kepada teman sebaya yang belum tentu memberi solusi tepat,” tegasnya.

Selain itu, acara yang diwarnai penampilan anggun peserta berkebaya ini juga menghadirkan perspektif baru tentang makna kecantikan. Sriatun mengingatkan bahwa kecantikan sejati berasal dari hati dan karakter.

Baca Juga: Desa Gelam Jadi Tuan Rumah Pengajian Al-Hidayah PKK Kecamatan Candi, Merajut Ukhuwah dan Meningkatkan Keimanan Warga

“Cantik itu dari hati. Perempuan memiliki kasih sayang dan kemampuan memaafkan. Kecantikan tidak harus mahal dan tidak hanya dari penampilan luar,” tambahnya.

Baca Juga: Menyambut Hari Ibu, PKK Desa Gelam di Sidoarjo Gelar Fashion Show dan Lomba Pantun

Senada, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sidoarjo, Ainun Amalia, menyebut bahwa penampilan juga menjadi bagian dari nilai tambah perempuan profesional.

“Berdandan itu bagian dari kecerdasan. Dengan penampilan rapi dan anggun, perempuan memiliki nilai lebih. Bahkan di rumah pun tetap perlu memperhatikan penampilan dengan bijak,” ungkapnya.

Menutup rangkaian kegiatan, para tokoh perempuan Sidoarjo mengajak seluruh perempuan untuk tetap optimistis menghadapi tantangan zaman.

“Jangan mudah menyerah. Kita harus terus semangat. Tanggal 21 April menjadi pengingat agar perempuan menjadi sosok profesional sekaligus fondasi keluarga yang kuat,” pungkasnya. (dik/vga)

 

Editor : Vega Dwi Arista
#Subandi #Perempuan #PKK #Sriatun #kartini