RADAR SIDOARJO - Duka keluarga driver ojek online (ojol) Ambar Hariyanto yang meninggal dunia akibat kecelakaan pekan lalu mendapat kepedulian pemerintah.
Total santunan senilai Rp 149,5 juta dikucurkan untuk keluarga korban, sekaligus memastikan masa depan pendidikan anaknya tetap terjaga.
Baca Juga: Uji Coba WFH Jumat ASN Sidoarjo, Bupati Akan Evaluasi Dampaknya
Santunan tersebut terdiri dari Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar Rp 70 juta dari BPJS Ketenagakerjaan serta manfaat tambahan berupa beasiswa pendidikan anak senilai Rp 79,5 juta.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Sidoarjo, Subandi, di kediaman korban di Desa Pertapanmaduretno, Kecamatan Taman, Sabtu (11/4).
Baca Juga: 14 RTLH Mulai Dibedah April, Bupati Sidoarjo Sidak Rumah Warga Sakit di Kureksari
Subandi menegaskan, bantuan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat pekerja, termasuk sektor informal seperti ojek online.
“Hari ini kita menyerahkan santunan kepada keluarga saudara kita, driver ojek online yang mengalami kecelakaan. Ini merupakan bagian dari program pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan yang memberikan perlindungan bagi para pekerja,” ujarnya.
Baca Juga: Sidak Pabrik Baja, Bupati Sidoarjo Pastikan Korban Ledakan Dipastikan Tercover BPJS Tenaga Kerja
Ia memastikan santunan telah diterima keluarga korban dan berharap dapat dimanfaatkan secara optimal, terutama untuk keberlanjutan pendidikan anak.
“Alhamdulillah santunan sudah diterima dan masuk ke rekening keluarga. Kami berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan, khususnya untuk keberlanjutan pendidikan anak korban,” tambahnya.
Baca Juga: Sidak Sampah di Penatarsewu Sidoarjo, Bupati Subandi Soroti Pengelolaan Tak Sesuai Aturan
Menurutnya, pendidikan anak korban menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Ia menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo untuk terus mengawal agar anak tersebut tetap bisa melanjutkan sekolah hingga jenjang lebih tinggi.
Baca Juga: Permudah Izin dan Bunga Ringan, Bupati Sidoarjo Dorong 250 Ribu UMKM Naik Kelas
“Yang terpenting, anak ini harus tetap sekolah. Pemerintah akan terus mengawal agar pendidikannya tidak terhenti. Harapannya ke depan bisa meraih masa depan yang lebih baik dan membantu keluarga,” tegas Subandi.
Sementara itu, istri korban, Rina, mengaku bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan pemerintah kepada keluarganya di tengah situasi sulit.
“Saya berterima kasih kepada Bupati Sidoarjo karena telah memberikan santunan ini. Semoga santunan ini dapat membantu memperingan beban ekonomi keluarga saya,” ucapnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista