RADAR SIDOARJO – Sejumlah besi penutup got di ruas Jalan Frontage Road (FR) Raya Gedangan, Sidoarjo, dilaporkan hilang dan diduga dicuri. Kondisi ini menimbulkan lubang besar yang membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari.
Pantauan Radar Sidoarjo, Minggu (5/4) siang, beberapa titik di sepanjang jalan sebelum gapura Perumahan Puri Surya Jaya (PSJ) tampak berlubang akibat penutup got yang hilang. Selain itu, baut di sekitar penutup terlihat rusak, diduga akibat dibuka secara paksa.
Baca Juga: Frontage Road Kedungrejo–Pasar Waru Sidoarjo Mulai Dibangun 2026, Ditarget Tembus Flyover Jenggolo
Kondisi tersebut memicu kekhawatiran para pengguna jalan. Sugeng (48), salah satu pengendara yang setiap hari melintas, mengaku terkejut saat mengetahui penutup got sudah tidak berada di tempatnya.
“Saat saya lewat, besinya sudah tidak ada. Kapan hilangnya saya tidak tahu,” ujarnya.
Baca Juga: Warkop di Frontage Road Waru Sidoarjo Terbakar, Damkar Bergerak Cepat Padamkan Api
Ia menambahkan, lubang yang menganga cukup besar dan berpotensi membahayakan, terutama saat malam hari ketika penerangan jalan umum (PJU) di lokasi dalam kondisi padam.
“Lubangnya besar, kalau malam bisa tidak kelihatan. Takutnya pengendara bisa terperosok,” tambahnya.
Baca Juga: Betonisasi Ruas Jalan Gedangan - Sedati Akan Terhubung Frontage Road
Sugeng berharap ada penanganan segera dari pihak terkait mengingat jalan tersebut cukup ramai dilalui warga.
Diketahui, setiap penutup got yang hilang berukuran sekitar 60x60 sentimeter dengan berat mencapai 80 hingga 100 kilogram. Meski tidak seluruhnya hilang, beberapa penutup masih terlihat terpasang di lokasi.
Selain berisiko menyebabkan kecelakaan, lubang terbuka juga berpotensi menimbulkan penyumbatan saluran air akibat masuknya sampah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo, Muhammad Makhmud, membenarkan adanya dugaan pencurian tersebut.
“Iya, diduga banyak yang diambil orang,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Terkait tindak lanjut, pihaknya menyatakan akan segera membahas persoalan tersebut bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
“Akan kami rapatkan dengan OPD terkait,” jelasnya.
Saat ditanya kemungkinan pelaporan ke pihak kepolisian, Makhmud menyebut hal itu juga akan menjadi bahan pembahasan dalam rapat.
“Itu juga akan kami bahas,” pungkasnya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista