RADAR SIDOARJO - Bulan suci Ramadan menjadi momentum bagi keluarga besar SMP Negeri 2 Buduran untuk menebar kebaikan. Melalui kegiatan bakti sosial, sekolah tersebut mengajak para siswa belajar berbagi sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program BERKAH (Berbagi, Kebersamaan, dan Harapan) yang digagas sekolah sebagai upaya memperkuat pendidikan karakter bagi para siswa. Melalui program tersebut, sekolah ingin menanamkan nilai empati, kepedulian, dan kebersamaan sejak dini.
Program ini juga menegaskan bahwa sekolah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan. Para siswa diajak memahami arti berbagi melalui aksi nyata kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan proses perencanaan dan pengumpulan bantuan dari seluruh warga sekolah. Donasi berupa paket sembako dan uang berhasil dihimpun dari partisipasi guru, karyawan, siswa, orang tua, serta anggota Dharma Wanita Persatuan Unit SMP Negeri 2 Buduran. Dukungan juga datang dari komite sekolah serta kolaborasi bersama LAZISNU Sidoarjo.
Sebelum bantuan disalurkan, seluruh donasi terlebih dahulu dihimpun dalam kegiatan doa bersama yang diisi dengan pembacaan istighosah pada Jumat (6/3). Kegiatan spiritual ini menjadi bentuk ikhtiar sekaligus harapan agar aksi berbagi tersebut membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak.
Bantuan kemudian disalurkan kepada anak-anak yatim di lingkungan sekolah serta beberapa panti asuhan di wilayah Buduran dan sekitarnya. Di antaranya Panti Asuhan Nurul Fath di kompleks Perumahan Oma Pesona Buduran, Panti Asuhan Hidayatul Ummah Candi, serta Panti Asuhan Baitul Farah 2 Sidokerto Buduran.
Sebagai bagian dari proses pembelajaran yang bermakna, lima siswa pengurus OSIS turut diajak mengunjungi panti asuhan secara langsung. Kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Nurul Fath dilaksanakan pada Selasa (10/3). Para siswa didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Rahma serta Guru Pendidikan Agama Iin.
Kehadiran para siswa dalam kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga. Mereka dapat melihat langsung kondisi masyarakat sekaligus memahami arti penting berbagi kepada sesama.
Penyaluran bantuan juga melibatkan berbagai unsur keluarga besar SMP Negeri 2 Buduran, mulai dari pengurus OSIS, Remaja Masjid (Remas), Pembina OSIS, hingga Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan. Keterlibatan banyak pihak ini menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan di lingkungan sekolah.
Pembina OSIS Johana Widya, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi pembiasaan Gerakan 7KAIH, khususnya dalam aspek bermasyarakat.
“Melalui kegiatan ini, siswa diajak lebih peka terhadap kondisi lingkungan sekitar serta belajar berbagi kebahagiaan dengan sesama, terlebih di bulan suci Ramadan yang penuh berkah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Buduran Wenny Arie Puji Susanti, S.Pd., M.Pd., berharap Program BERKAH dapat menjadi inspirasi bagi para siswa untuk terus menumbuhkan sikap peduli dan semangat berbagi.
“Kami berharap setiap prestasi yang diraih siswa kelak menjadi berkah dan dapat mengantarkan mereka meraih cita-cita,” tuturnya.
Melalui kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat, Program BERKAH menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas.
"Nilai-nilai kebaikan justru tumbuh melalui pengalaman berbagi, kebersamaan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat, terlebih di bulan suci Ramadan yang penuh rahmat," pungkas Wenny. (ind/vga)
Editor : Vega Dwi Arista