RADAR SIDOARJO – Warga Sidoarjo Barat mendapat kabar baik. Pembangunan infrastruktur di wilayah penyangga industri itu dipastikan digenjot pada 2026. Prioritasnya jelas: jalan mulus, penerangan optimal, dan kawasan bebas banjir.
Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sidoarjo, M. Nizar, mengungkapkan sedikitnya ada dua proyek besar yang menjadi fokus, yakni ruas Jalan Junwangi hingga Jalan Kemangsen di Kecamatan Krian.
Politisi senior Partai Golkar itu memberi perhatian khusus pada spesifikasi teknis proyek di Jalan Kemangsen. Ia menekankan pentingnya kualitas pengerjaan agar anggaran yang dikucurkan benar-benar efektif.
“Saya sudah sampaikan ke Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) agar lapisan beton lama dibongkar. Tujuannya supaya tidak goyang dan tidak berubah posisi. Alhamdulillah, usulan ini diterima dan nanti direalisasikan dengan beton cor,” tegas Nizar, Rabu (18/2).
Belajar dari pengalaman tahun sebelumnya, ketika sejumlah proyek molor akibat keterlambatan proses lelang, Nizar memastikan skema pelaksanaan 2026 akan lebih terstruktur.
Menurut Ketua Fraksi Golkar tersebut, kendala tahun lalu terjadi karena perencanaan tidak dimulai sejak awal tahun, sehingga eksekusi proyek berjalan lambat.
“Untuk 2026, perencanaan sudah dimulai pada triwulan pertama. Dengan begitu, triwulan kedua pengerjaan fisik sudah bisa dilaksanakan. Tahun kemarin memang banyak yang molor, mungkin karena dinamika tertentu yang kita juga tidak tahu persis,” jelas legislator asal Dapil IV (Krian, Balongbendo, Tarik) itu.
Pria 53 tahun tersebut menegaskan, dirinya membawa misi pemerataan pembangunan agar tidak hanya terpusat di wilayah kota. Ia menyebut ada sekitar empat titik prioritas di daerah pemilihannya yang telah masuk pembahasan Banggar (Badan Anggaran).
“Saya ingin pembangunan di Sidoarjo Barat merata dan tidak timpang dengan wilayah kota. Program saya jelas: jalan halus, penerangan baik, dan bebas banjir. Alhamdulillah, untuk banjir di wilayah sini tidak terlalu parah,” pungkas warga Desa Kraton itu. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista