Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Sidoarjo Raih UHC Award 2026, Komitmen Pemkab Jamin Layanan Kesehatan Tanpa Diskriminasi

Diky Putra Sansiri • Rabu, 28 Januari 2026 | 10:24 WIB
MEMBANGGAKAN: Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo Ainun Amalia saat menerima penghargaan UHC Award di Jakarta.
MEMBANGGAKAN: Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo Ainun Amalia saat menerima penghargaan UHC Award di Jakarta.

RADAR SIDOARJO - Menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke-167 pada 31 Januari mendatang, Kabupaten Sidoarjo kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Pemkab Sidoarjo sukses meraih Universal Health Coverage (UHC) Award Tahun 2026 kategori Madya, yang diserahkan langsung oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan.

Penghargaan tersebut diterima oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo Ainun Amalia, yang mewakili Bupati Sidoarjo, dalam acara UHC Award 2026 di Jakarta, Selasa (27/1) malam.

Ainun Amalia menegaskan, capaian UHC ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

“Kami bersyukur dan bangga atas tercapainya Universal Health Coverage di Kabupaten Sidoarjo. Ini adalah komitmen nyata kami dalam menjamin kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemkab Sidoarjo akan terus menjaga predikat UHC sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan yang ada.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan predikat UHC ini dengan terus memperbaiki kualitas layanan kesehatan. Harapannya, masyarakat Sidoarjo dapat mengakses layanan kesehatan dengan mudah, cepat, dan setara,” tegas Ainun.

Dalam kesempatan tersebut, Ainun juga menekankan bahwa tidak boleh ada diskriminasi dalam pelayanan kesehatan, baik berdasarkan segmen kepesertaan maupun latar belakang ekonomi masyarakat.

“Semua peserta JKN memiliki hak yang sama. Tidak boleh ada penolakan ataupun perlakuan yang berbeda-beda. Kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo Munaqib menyampaikan bahwa capaian UHC di Kabupaten Sidoarjo membawa dampak positif yang besar bagi masyarakat.

“Kami bersyukur karena UHC di Kabupaten Sidoarjo masih terus bertahan. Ini menunjukkan komitmen kuat dari pemerintah daerah dalam menjamin kesehatan warganya,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi peran seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam keberhasilan tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder di Kabupaten Sidoarjo. Keberhasilan ini adalah hasil kerja bersama, dan yang paling penting kami akan terus memberikan layanan terbaik kepada peserta,” katanya.

Munaqib menjelaskan, saat ini peserta JKN semakin dimudahkan dengan kehadiran Aplikasi Mobile JKN yang menyediakan berbagai fitur layanan kesehatan dan administrasi.

“Peserta JKN sekarang tidak perlu lagi membawa kartu fisik. Cukup menunjukkan NIK di KTP atau KIS Digital melalui aplikasi Mobile JKN,” jelasnya.

Selain itu, peserta juga dapat mengambil antrean secara online sehingga waktu kedatangan ke fasilitas kesehatan menjadi lebih terencana.

Di akhir, ia mengajak seluruh peserta JKN untuk memanfaatkan berbagai kanal layanan BPJS Kesehatan yang telah disediakan.

“Silakan unduh Aplikasi Mobile JKN. Selain itu, peserta juga bisa mengakses layanan melalui Pandawa WhatsApp 08118165165, Care Center 165, BPJS Keliling, maupun Mal Pelayanan Publik,” pungkasnya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#asisten #Kabupaten #Penghargaan #Prestasi #Harjasda