RADAR SIDOARJO - Di tengah dinamika kehidupan berbangsa yang kian dipengaruhi arus informasi digital, Anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Ir. H. Bambang Haryo Soekartono, M. IPol (BHS) terus turun ke masyarakat untuk memperkuat fondasi kebangsaan.
Melalui sosialisasi Empat Pilar MPR RI, BHS mengajak warga Sidoarjo memahami sekaligus mengamalkan nilai-nilai dasar kehidupan bernegara.
Kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika tersebut digelar di Sidoarjo, Selasa (23/12), dan diikuti sekitar 200 lebih peserta dari berbagai unsur masyarakat.
BHS menegaskan, sosialisasi Empat Pilar merupakan amanat undang-undang yang harus dijalankan secara berkelanjutan oleh anggota DPR RI sekaligus anggota MPR RI.
“Ini sosialisasi saya yang ke delapan. Dengan adanya penambahan jatah sosialisasi Empat Pilar dari anggota dewan, diharapkan bisa diselesaikan dalam waktu yang singkat. Karena kita perlu cepat menyampaikan hal-hal yang berhubungan dengan Empat Pilar,” ujar BHS.
Dewan Pakar DPP Partai Gerindra ini menambahkan tugas tersebut secara tegas diatur dalam Undang-Undang MD3 Nomor 17 Tahun 2014. Karena itu, Empat Pilar tidak boleh hanya berhenti pada tataran konsep, tetapi harus dipahami dan diterapkan dalam
kehidupan sehari-hari.
“Empat Pilar ini harus terus disosialisasikan agar masyarakat memahami dan menerapkannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” terang BHS yang juga Ketua Kelompok Fraksi Komisi VII DPR RI.
BHS berharap para peserta tidak hanya menjadi pendengar, tetapi mampu menjadi agen penyebar nilai-nilai kebangsaan di lingkungan masing-masing.
“Masyarakat yang menerima sosialisasi ini ada sekitar 200 orang. Nantinya bisa menyampaikan kembali ke lingkup keluarga, RT, RW, bahkan sampai tingkat kelurahan. Dengan begitu, nilai Empat Pilar bisa diterapkan secara nyata,” imbuhnya.
Sementara itu, salah satu narasumber, Dr. H. Darsono, M. Si mengapresiasi konsistensi BHS dalam menyapa konstituen melalui forum sosialisasi Empat Pilar MPR RI.
“Bagi saya, Pak BHS sangat peduli untuk menyapa konstituen dalam hal sosialisasi Empat Pilar MPR, atau yang kita sebut sebagai konsensus dasar berbangsa dan bernegara. Saya sangat apresiatif, meskipun ini dilaksanakan di akhir-akhir tahun,” ungkap Darsono.
Ia menilai, sosialisasi Empat Pilar menjadi semakin relevan di tengah pesatnya perkembangan media digital dan media sosial.
Narasumber lainnya, Dr. Basa Alim Tualeka,M.Si menekankan pentingnya forum tatap muka antara wakil rakyat dan masyarakat sebagai sarana komunikasi dua arah.
“Forum seperti ini perlu dilakukan agar ada tatap muka antara wakil rakyat dengan rakyat. Terjadi komunikasi yang seimbang, di mana wakil rakyat bisa menerima aspirasi masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, aspirasi tersebut nantinya menjadi dasar bagi wakil rakyat dalam memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista