Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Menteri Perikanan Berangkatkan Ekspor Udang 10 Kontainer dari Puspa Agro Sidoarjo ke Amerika Serikat

Diky Putra Sansiri • Rabu, 3 Desember 2025 | 22:41 WIB
KEMASAN: Udang diekspor ke Amerika Serikat dari Puspa Agro, Taman, Sidoarjo, Rabu (3/12). (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)
KEMASAN: Udang diekspor ke Amerika Serikat dari Puspa Agro, Taman, Sidoarjo, Rabu (3/12). (DIKY SANSIRI/RADAR SIDOARJO)

RADAR SIDOARJO - Upaya pemerintah memulihkan ekspor udang Indonesia ke Amerika Serikat mulai menunjukkan hasil nyata. Setelah sebelumnya terpukul oleh pemberlakuan Import Alert #99-52 terkait kontaminasi Cesium-137 (Cs-137), Indonesia kembali mengirimkan 10 kontainer udang yang telah mendapatkan sertifikasi bebas radiasi.

Pelepasan ekspor dilakukan serentak, Rabu (3/12), dari dua lokasi: Puspa Agro di Desa Jemundo, Kecamatan Taman, Sidoarjo, serta Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melepas secara simbolis enam kontainer dari Sidoarjo, sementara empat kontainer lainnya diberangkatkan dari Jakarta menuju sejumlah pelabuhan di Amerika Serikat, antara lain Los Angeles, Houston, Savannah, dan Miami.

Trenggono menegaskan bahwa pelepasan ekspor ini menjadi bukti kehadiran negara dalam menangani persoalan kontaminasi Cs-137.

“Hari ini kami melepas secara simbolik ekspor udang bebas Cs-137 ke Amerika Serikat. Ini bukti nyata bahwa negara hadir melindungi masyarakat dari bahan radioaktif, sekaligus memastikan keberlanjutan industri udang nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, sejak Import Alert diberlakukan pada 31 Oktober lalu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bergerak cepat menyiapkan mekanisme sertifikasi. Dalam waktu sebulan, pemulihan ekspor menunjukkan peningkatan signifikan.

“Sejak 31 Oktober hingga 3 Desember, KKP telah mensertifikasi dan mengkapalkan 313 kontainer udang ke Amerika, dengan volume 5,4 ribu ton senilai USD 58,68 juta atau sekitar Rp 974,04 miliar,” jelasnya.

Trenggono menyebutkan bahwa pemerintah juga menyiapkan pengiriman lanjutan pada 4–6 Desember sebanyak 79 kontainer. Sepanjang 4–31 Desember, total ekspor diproyeksikan mencapai 292 kontainer atau setara 5.070 ton dengan nilai sekitar Rp 908,71 miliar.

Sementara itu, Menko Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa keberhasilan pemulihan ekspor ini merupakan hasil sinergi lintas sektor dalam menangani isu radiasi Cs-137.

“Ini menandakan keberhasilan kerja bersama dalam mengatasi persoalan Cesium-137. Pemerintah berkomitmen memulihkan sektor-sektor ekonomi terdampak, termasuk kelautan dan perikanan,” ujarnya.

Menurutnya, langkah mitigasi risiko yang diambil Satgas mendapat apresiasi dari otoritas pangan dan ketenaganukliran Amerika Serikat. “Ini penting untuk menjaga daya saing produk Indonesia dan memastikan seluruh komoditas ekspor berada dalam kondisi aman,” tegasnya.

Ketua Asosiasi Produsen Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I), Saut Hutagalung, menilai pelepasan ekspor ini menjadi momentum positif bagi industri.

“Pelepasan ekspor hari ini memberi sinyal kuat kepada konsumen dalam negeri maupun global, khususnya Amerika Serikat, bahwa industri udang Indonesia kembali bergerak normal,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa pelaku usaha siap mematuhi seluruh regulasi demi keberlanjutan industri perikanan nasional. “Kami berkomitmen mengikuti aturan pemerintah untuk memastikan industri perikanan Indonesia terus maju,” katanya. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#amerika #udang #Puspa Agro #menteri #Ekspor