Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

Giat Subuh Berbagi Masjid Al Husna Perum Mutiara Citra Asri Boro Tanggulangin Sidoarjo

Diky Putra Sansiri • Minggu, 23 November 2025 | 21:07 WIB
KEBERSAMAAN: Jemaah Masjid Al Husna makan bersama di Ahad subuh.
KEBERSAMAAN: Jemaah Masjid Al Husna makan bersama di Ahad subuh.

RADAR SIDOARJO - Setiap Ahad pagi, selepas kumandang adzan Subuh dan lantunan kajian, aroma masakan hangat menyambut jemaah Masjid Al Husna Perumahan Mutiara Citra Asri (MCA), Desa Boro, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo.

Di masjid yang hidup oleh kebersamaan itu, ratusan tangan saling merangkul dalam kegiatan “Subuh Berbagi”, sebuah program makan bersama yang kini menjadi ikon kebersamaan warga sejak pertama kali digagas pada 2022.

Koordinator Giat Subuh Berbagi, Tita Supitawati mengatakan, kegiatan ini bermula dari niat sederhana dirinya dan sang suami, Donny Hartono, untuk sekadar berbagi sarapan bersama jemaah setelah kuliah subuh.

“Awalnya itu suami saya pingin, karena punya rezeki ya pingin makan-makan gitu sarapan pagi bersama. Jadi habis setelah kuliah subuh langsung makan,” tutur Tita, Minggu (23/11).

Namun siapa sangka, niat kecil itu berubah menjadi kegiatan rutin yang kini diikuti sekitar 85–90 jemaah setiap Ahad subuh. Tita mengenang bahwa tiga pertemuan awal kegiatan tersebut berjalan beriringan dengan masa duka keluarganya.

“Waktu itu ayah mertua saya meninggal. Jadi selama tiga kali itu kita makan bersama. Setelah tiga kali, kami mulai merasa ada keterbatasan dana,” ujarnya.

Di saat hendak menghentikan kegiatan, para ibu-ibu jemaah justru mendorongnya untuk melanjutkan.

“Ibu-ibu jemaah itu usul, ‘Bu Doni kalau bisa jangan berhenti, terus aja.’ Mereka bilang, kalau butuh dana akan dibantu,” kata Tita.

Dukungan itu menjadi titik balik. Ia pun membentuk tim memasak dan tim donatur untuk memastikan kegiatan dapat berjalan konsisten berkoordinasi dengan Ketua takmir Masjid Ustad H Wahyudin M.Pdi. Hingga kini terdapat lima tim memasak, donatur tetap, serta donatur tidak tetap yang menyumbang dalam bentuk uang maupun sembako.

Kegiatan Subuh Berbagi berlangsung rapi. Setelah salat subuh, dilanjutkan kajian, kemudian jemaah makan bersama. Pesertanya tidak hanya warga empat blok perumahan MCA (O, N, P, dan Q), tetapi juga masyarakat dari luar kompleks.

Sejak resmi dibentuk pada Januari 2023, giat ini terus berkembang. Jadwal donasi pun bergilir. Selain makanan pokok, kini ada juga warga yang mendapat giliran membawa kue kotakan setiap Ahad.

Tita menegaskan, laporan keuangan dan jadwal selalu disampaikan secara transparan ke grup bapak-bapak dan ibu-ibu pengajian. Meski ada donatur yang jarang hadir ke masjid, antusiasme mereka tetap tinggi.

“Kalau sudah mepet dananya, saya minta tolong ke donatur yang biasa membantu. Alhamdulillah responsnya bagus, tidak pakai lama,” ungkapnya.

Saat ini, kebutuhan dana untuk Subuh Berbagi sudah tercukupi berkat donatur tetap yang berasal dari kalangan jemaah sendiri. Tita menyebut dirinya kini hanya fokus mengelola kegiatan.

“Intinya saya itu hanya menyumbang tenaga dan pikiran saja. Untuk dana insyaallah sudah tercukupi,” katanya.

Bagi warga atau jemaah yang ingin ikut berbagi, Tita membuka pintu lebar. Bantuan dapat berupa materi, sembako, tenaga, hingga pikiran.

“Monggo yang ingin berbagi untuk ‘Subuh Berbagi’ bisa menghubungi saya atau suami saya, Doni Hartono, lewat WhatsApp di nomor 0823-4011-0011,” ujarnya.

Lebih jauh, ia berharap kegiatan ini menjadi lebih luas manfaatnya dan benar-benar memakmurkan masjid sebagai pusat kebaikan.

“Tujuannya itu berbuat baik walaupun kecil, tapi istiqomah. Masjid itu bukan hanya tempat salat, tapi tempat bertemu, bersosialisasi. Makan bersama itu membawa keberkahan,” ungkapnya.

Ia bahkan berharap kelak masjid dapat menjadi ruang yang nyaman bagi siapa pun, termasuk umat non-Muslim yang membutuhkan bantuan.

“Harapannya umat lain jangan sampai sungkan. Kami ingin kegiatan ini tidak putus dan bisa memberi manfaat untuk masyarakat luas,” tandasnya.

Giat Subuh Berbagi kini bukan sekadar sarapan minggu pagi, tetapi telah berubah menjadi perekat silaturahmi dan bukti nyata keberkahan ketika kebaikan dikerjakan
bersama-sama. (dik/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Berbagi #Masjid #subuh #Tanggulangin #masakan