Darjo Nyel Ekonomi & Bisnis Features Jatim Kota Delta Kriminal Delta Lifestyle Pendidikan Peristiwa Person of The Year Politika Sport & Health

BPVP Sidoarjo Cetak Tenaga Siap Kerja lewat Program PBL ke-4

M Saiful Rohman • Jumat, 7 November 2025 | 16:06 WIB
SIAP KERJA: Peserta pelatihan PBL Smart Manufacturing BPVP Sidoarjo sedang merancang SOP Predictive Maintenance menggunakan teknologi informasi.
SIAP KERJA: Peserta pelatihan PBL Smart Manufacturing BPVP Sidoarjo sedang merancang SOP Predictive Maintenance menggunakan teknologi informasi.

RADAR SIDOARJO - Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Sidoarjo kembali menggelar program Project Based Learning (PBL) ke-4.

Program tersebut merupakan inovasi pelatihan vokasi Kemenaker yang menekankan praktik langsung melalui proyek nyata sesuai kebutuhan industri modern.

Kepala BPVP Sidoarjo, Muhammad Aiza Akbar mengatakan, pelatihan tersebut dilakukan untuk menghasilkan SDM unggul yang siap kerja dan memiliki daya saing tinggi.

“Peserta tidak hanya dibekali teori, tapi juga praktik menyelesaikan proyek nyata agar memiliki hard skill, soft skill, dan pola pikir inovatif,” ucapnya kepada Radar Sidoarjo, Jumat (7/11).

Aiza menjelaskan, PBL kali ini fokus pada sektor-sektor modern yang berbasis teknologi tinggi. Mulai dari smart office hingga pengembangan keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan industri.

"Fokusnya pada smart sector seperti smart building, smart farming, smart manufacturing, hingga smart creative IT skill,” ujarnya.

Selain keterampilan teknis, peserta juga dilatih kemampuan nonteknis seperti berpikir kritis dan kerja tim.

Dengan metode berbasis proyek itu mereka diajak membuat solusi nyata seperti aplikasi smart farming yang akan diterapkan saat On the Job Training (OJT).

Metode pelatihan dilakukan dengan sistem blended learning atau campuran daring dan tatap muka. Setelah itu, peserta menjalani OJT di dunia kerja untuk mendapatkan pengalaman langsung.

Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, PBL ke-4 ini menghadirkan kolaborasi dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

“Pesertanya murni dari HIPMI dan kolaborasi juga melibatkan instruktur dari anggota HIPMI bersama BPVP Sidoarjo,” terangnya.

Total ada enam kelas pelatihan yang dijalankan pada PBL ke-4 ini. Dua di antaranya merupakan kelas kolaborasi dengan HIPMI dengan masing-masing kelas diikuti enam peserta.

Fokus pelatihan terbagi menjadi dua sektor, yakni Smart Office dan Smart Supply Chain. Setiap peserta mengikuti tiga tahap pelatihan, mulai dari daring selama sepekan, praktik di balai selama sebulan, hingga OJT di perusahaan.

Aiza berharap program ini dapat mencetak tenaga kerja unggul yang siap menghadapi tantangan industri modern. “Harapannya, hasil proyek para peserta bisa langsung diaplikasikan di dunia kerja,” pungkasnya. (sai/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#Program #Pelatihan #Balai #Vokasi #BPVP