RADAR SIDOARJO - Aksi pembegalan sadis menimpa seorang driver ojek online (ojol) asal Sidoarjo. Seorang driver bernama Stevens Charles Ricky, 48, mengalami luka bakar parah di bagian tubuhnya usai dibakar hidup-hidup oleh penumpangnya di Dusun Penyiburan, Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang.
Belakangan diketahui, Stevens merupakan warga Taman Pinang Indah (TPI), Kelurahan Lemahputro, Sidoarjo. Peristiwa tragis ini langsung menyulut reaksi keras dari Asosiasi Driver Online (ADO) Kabupaten Sidoarjo.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) ADO Sidoarjo, Samuel Grandy Kalengkongan menegaskan, pihaknya mengutuk keras peristiwa tersebut.
"ADO Sidoarjo mengutuk dan mengecam keras aksi kejahatan begal yang menimpa salah satu rekan seprofesi kami, driver ojol asal Sidoarjo," ujar Samuel, Jumat (17/10) ke Radar Sidoarjo.
Menurut Samuel, ADO Sidoarjo meminta Polres Sampang untuk segera mengusut tuntas kasus ini dan menghukum pelaku seadil-adilnya.
"Kami akan mengawal kasus ini sampai tuntas. Dengan harapan kami semua driver ojol, agar hal serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari," tegasnya.
Kejadian bermula saat driver ojol asal Sidoarjo tersebut menerima order offline (tanpa aplikasi) dari seseorang di kawasan Kenjeran, Surabaya. Tujuannya saat itu menuju ke Kabupaten Sumenep, Madura, Senin (13/10).
Di tengah perjalanan ketika melintasi kawasan sepi, tepatnya di Dusun Penyiburan, Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, pelaku menyiram tubuh korban dengan bensin.
Kemudian melempar korek api yang menyala hingga tubuh korban terbakar. Tak hanya itu, usai membakar tubuh korban, motor milik korban dibawa kabur oleh pelaku. Korban yang mengeram kesakitan meminta tolong kepada warga sekitar.
Korban sempat dibawa ke Puskesmas Jrengik, kemudian dirujuk ke RSUD Mohamad Zyn Sampang. Kasus ini tengah dalam penyelidikan Polres Sampang. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista